Breaking News:

Virus Corona

Kemenkes: Obat Tradisional Tidak Dapat Menggantikan Peran Vaksin

kehadiran obat atau vaksin Covid-19 terus ditunggu masyarakat Indonesia dan dunia.

Shutterstock
Ilustrasi vaksin Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Obat atau vaksin Covid-19 terus ditunggu masyarakat Indonesia dan dunia.

Pembuatan vaksin masih dalam proses hingga akhirnya dapat diberikan kepada manusia.

Di tengah upaya itu, penelitian obat tradisional juga dilakukan berbagai pihak untuk membantu proses penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini.

Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Akhmad Saikhu mengatakan, bahwa obat satu-satunya adalah anti-virus berupa vaksin, yang mana masih dalam proses penelitian hingga saat ini.

Baca: Soal Vaksin Corona, Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Mulai Desember 2020

Oleh karena itu, penggunaan obat tradisional tidak dapat menyembuhkan Covid-19.

“Jamu (obat tradisional,red) ini adalah untuk komorbit dari Covid-19, artinya bisa dipergunakan untuk meringankan gejala-gejala penyerta,” kata Akhmad Saikhu saat berdialog melalui ruang digital di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Ia menjelaskan, bahwa yang dimaksud dengan obat tradisional terdiri dari tiga kategori yaitu jamu, obat herbal terstandarisasi dan fitofarmaka.

Baca: Perlukan Orangtua Jelaskan Pandemi Covid-19 ke Anak? Ini Kata Pemerhati Kesehatan Jiwa UNICEF

Obat-obat tersebut juga harus memenuhi syarat seperti tidak menimbulkan efek samping dan tidak mengganggu fungsi hati ataupun ginjal.

Mengenai kegiatan mencampur ramuan-ramuan jamu atau oplosan, Badan Litbang Kesehatan Kemenkes sudah mengeluarkan daftar ramuan jamu yang dapat dikonsumsi secara langsung sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved