Senin, 1 September 2025

Virus Corona

WHO: Semakin Rentan, Satu dari 10 Orang di Dunia Terjangkit Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut satu dari 10 orang telah terinfeksi virus corona (Covid-19).

Editor: Adi Suhendi
freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut satu dari 10 orang telah terinfeksi virus corona (Covid-19).

Itu berarti sebagian besar populasi dunia rentan terhadap penyakit Covid-19.

Hal itu disampaikan Mike Ryan, pakar kedaruratan WHO, ketika berpidato di Dewan Eksekutif WHO, Senin (5/10/2020) waktu setempat seperti dilansir Reuters.

Baca: BPOM Temukan 2.645 Penjual Online Obat Klaim Produknya Bisa Sembuhkan Covid-19

Ryan mengatakan wabah Covid-19 melonjak di beberapa negara di Asia Tenggara.

Sementaran kasus baru dan kematian meningkat di beberapa negara Eropa dan wilayah Mediterania timur.

"Perkiraan terbaik kami saat ini memberi tahu kami sekitar 10% dari populasi dunia mungkin telah terinfeksi virus ini. Ini bervariasi tergantung pada negara, bervariasi dari perkotaan ke pedesaan, bervariasi tergantung pada kelompok. Tetapi apa artinya adalah sebagian besar dunia tetap berisiko," kata Ryan.

"Kami sekarang menuju ke periode yang sulit. Penyakit ini terus menyebar," lanjutnya.

WHO dan para ahli lainnya mengatakan virus itu, yang diyakini muncul di pasar makanan di kota Wuhan, China akhir tahun lalu, berasal dari hewan.

Baca: DETIK-DETIK Pria 50 Tahun Terobos Kamar Mayat, Nekat Perkosa Jenazah Wanita Korban Covid-19, Edan!

"WHO telah menyerahkan para ahli untuk mengambil bagian dalam misi internasional ke China untuk menyelidiki asalnya, untuk dipertimbangkan oleh otoritas China," kata Ryan, tanpa memberikan rincian.

Dalam forum ini, Amerika Serikat kembali menuding China "gagal" untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu tentang wabah.

Namun Zhang Yang dari Komisi Kesehatan Nasional China, mengatakan "China selalu transparan dan bertanggung jawab untuk memenuhi kewajiban internasional."

"China mempertahankan kontak dekat dengan semua tingkatan badan kesehatan PBB," tambahnya.

Asisten Sekretaris Kesehatan AS Brett Giroir mengatakan, sangat penting bahwa 194 negara anggota WHO menerima "evaluasi reguler dan tepat waktu, termasuk persyaratan referensi untuk panel ini atau misi lapangan apa pun, sehingga kita semua dapat terlibat dengan proses dan yakin akan hasilnya."

Baca: Menteri Agama Malaysia Positif Covid-19, Sejauh Ini Kondisinya Baik-baik Saja

Jerman, berbicara untuk Uni Eropa, mengatakan misi ahli harus segera dikerahkan, dengan Australia juga mendukung penyelidikan cepat.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan