Breaking News:

Penanganan Covid

China Tolak Berikan Data Mentah kepada Tim WHO tentang Kasus Awal Covid-19

China menolak memberikan data mentah tentang kasus awal Covid-19 kepada tim yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia

Hector RETAMAL / AFP
Peter Ben Embarek berbicara selama konferensi pers untuk mengakhiri kunjungan tim ahli internasional dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di kota Wuhan, di provinsi Hubei China pada 9 Februari 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, SHANGHAI – China menolak memberikan data mentah tentang kasus awal Covid-19 kepada tim yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul pandemi.

Hal itu disampaikan salah satu penyelidik WHO seperti dilansir Reuters, Minggu (14/2/2021)

Menurut seorang penyidik WHO, langkah China itu berpotensi mempersulit upaya untuk memahami bagaimana wabah Covd-19 itu dimulai.

Tim telah meminta data pasien mentah pada 174 kasus yang telah diidentifikasi China dari fase awal wabah di kota Wuhan pada Desember 2019 lalu, serta kasus-kasus lain.

Baca juga: Pentingnya Meningkatkan Imunitas Anak di Tengah Pandemi Covid-19

“Namun tim WHO hanya diberikan ringkasan,” kata Dominic Dwyer, seorang ahli penyakit menular Australia yang merupakan anggota tim WHO.

Data mentah semacam itu dikenal sebagai "daftar tabel wabah", katanya.

Dan biasanya, dia menjelaskan, data itu akan dianonimkan tetapi itu akan berisi detail seperti pertanyaan apa yang diajukan kepada pasien, tanggapan mereka dan bagaimana tanggapan itu dianalisis.

"Itu (permintaan data mentah kepada China-red) praktik standar untuk penyelidikan wabah," katanya kepada Reuters pada Sabtu (13/2/2021) waktu setempat melalui panggilan video dari Sydney, di mana dia saat ini sedang menjalani karantina.

Baca juga: Soal Investigasi Covid-19, WHO Kesal Karena China Ogah Serahkan Data Pentingnya

Dia mengatakan bahwa mendapatkan akses ke data mentah sangat penting karena hanya setengah dari 174 kasus yang terpapar di pasar Huanan, pusat makanan laut grosir yang sekarang ditutup di Wuhan di mana virus awalnya terdeteksi.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved