Breaking News:

Virus Corona

Lokasi Wisata Disarankan Ikut Ditutup Seiring Ada Larangan Mudik Lebaran 2021

Pemerintah melarangan mudik lebaran tahun 2021 guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi mudik lebaran. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan pelarangan mudik lebaran tahun 2021 guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Selain larangan mudik seharusnya lokasi wisata ditutup.

Kalau perlu ada penerapan sanksi terhadap lokasi wisata yang masih nekat buka saat Idul Fitri 2021 nanti.

"Sistem sanksi bagi pengelola dan denda misalnya bagi pengunjung bisa diterapkan untuk menjamin itu," kata Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman dalam pernyataannya, Rabu(14/4/2021).

Baca juga: Hukum Suntik Vaksin Covid-19 di Siang Hari Bulan Ramadhan, MUI: Tidak Batalkan Puasa

Kata Dicky, pemerintah juga bisa membangun narasi bahwa kehadiran fisik bisa merugikan atau membahayakan.

Dia berpendapat, masyarakat bisa mengirimkan makanan atau benda ke keluarga di kampung halaman tanpa melakukan mudik.

"Gunakan juga keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, selain pemerintah sendiri pejabat publiknya memberikan contoh langsung nyata bahwa dia tidak pulang kampung. Karena mencegah sama sekali sulit. Yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran dan meminimalisir risiko," jelas Dicky.

Baca juga: Menkes Budi: 400 Miliar Dialokasikan untuk Pengembangan Vaksin Covid-19 Dalam Negeri

Dia berpendapat, pemerintah daerah seharusnya berperan mencegah masyarakat mudik.

"Pemerintah daerah juga berperan dalam imbauan kepada warganya yang merantau, memberikan pesan pada yang tidak bisa mudik," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved