Breaking News:

Virus Corona

Mengenal Virus Covid-19 Varian Lambda, Punya Gejala Batuk Terus-menerus dan Suhu Tinggi

WHO kembali menetapkan varian baru Covid-19, yaitu varian Lambda (C.37). Apa itu varian Lambda yang punya gejala batuk terus-menerus?

hearingreview
Ilustrasi virus corona. WHO kembali menetapkan varian baru Covid-19, yaitu varian Lambda (C.37). Apa itu varian Lambda yang punya gejala batuk terus-menerus? 

TRIBUNNEWS.COM - World Health Organization (WHO) kembali menetapkan varian baru Covid-19 yang tergolong dalam Variant Under Investigation (VUI).

Dilansir Public Health England (PHE), varian baru tersebut adalah varian Lambda (C.37) dan resmi diklasifikasikan sebagai varian yang sedang diselidiki atau VUI pada senin (14/6/2021).

Menurut laporan terdapat enam kasus Covid-19 varian Lambda yang teridentifikasi di Inggris.

Semua kasus yang teridentifikasi tersebut juga berkaitkan dengan perjalanan ke luar negeri.

Baca juga: Seiring Lonjakan Kasus Covid-19, Kesadaran Masyarakat Lakukan Swab Test Juga Meningkat

Masih Belum Ada Indikasi Varian Lambda Lebih Agresif

Menutip DW News, Ahli virologi Pablo Tsukayama dan timnya di Universitas Cayetano Heredia Lima telah melacak evolusi varian lambda di Peru selama berbulan-bulan setelah mengidentifikasinya melalui pengujian genom.

"Dengan 187.000 kematian dan tingkat kematian tertinggi di dunia, kami adalah negara yang paling berjuang dalam hal virus corona."

"Oleh karena itu, mungkin tidak mengherankan bahwa varian baru telah dimulai," kata Tsukayama kepada DW News.

Alfa (B.1.1.7), beta (B.1.351), delta (B.1.617.2) dan gamma (P.1) dikategorikan sebagai VUI oleh WHO.

Baca juga: Versi virusncov.com, Indonesia 5 Besar Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia per 30 Juni 2021

Klasifikasi menunjukkan bahwa mereka lebih menular dan lebih sulit untuk diobati.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved