Kamis, 28 Mei 2026

Virus Corona

Selain Delta, Para Ilmuwan Sedang Amati Varian Baru Virus Penyebab Covid-19

Para ilmuwan saat ini memang tetap fokus pada varian Delta yang dominan di dunia, namun terus melacak varian lainnya yang bisa muncul di masa datang.

Tayang:
Freepik
Ilustrasi virus corona. Selain Delta, Para Ilmuwan Sedang Amati Varian Baru Virus Penyebab Covid-19 

Namun sejauh ini Mu tidak dianggap sebagai ancaman langsung bagi kesehatan warga AS.

Melihat banyaknya varian yang bermunculan, seharusnya mendorong banyak negara mendapatkan cakupan lebih banyak orang untuk divaksinasi.

Para ahli mengatakan bahwa program vaksinasi sangat penting, karena mayoritas orang yang tidak atau belum divaksinasi telah memberikan lebih banyak kesempatan bagi virus untuk bisa menyebar dan bermutasi menjadi varian baru.

Sehingga upaya vaksinasi harus ditingkatkan secara internasional untuk menjaga agar varian baru tidak muncul diantara populasi negara-negara miskin, di mana sangat sedikit orang yang telah diinokulasi.

Kendati demikian, vaksin Covid-19 saat ini diketahui hanya bisa mencegah munculnya gejala penyakit yang parah dan kematian, namun tidak untuk memblokir infeksi.

Hal itu karena virus masih mampu bereplikasi pada hidung bahkan diantara orang yang telah divaksinasi, yang kemudian dapat menularkan penyakit tersebut melalui tetesan kecil aerosol.

Menurut seorang Pengembang Vaksin di Mayo Clinic, Dr Gregory Poland, untuk mengalahkan SARS-CoV-2, dibutuhkan vaksin generasi baru yang juga dapat memblokir penularan.

Sebelum vaksin generasi baru itu muncul, Polandia dan para ahli lainnya mengatakan bahwa dunia akan tetap rentan terhadap munculnya varian baru Covid-19.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved