Virus Corona
Luhut Ungkap Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Singapura, Malaysia, dan Thailand
Luhut mengungkapkan jika penanganan Covid-19 di Indonesia lebih baik dari Singapura, Malaysia dan Thailand.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali menjelaskan update terbaru perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Luhut mengungkapkan, dari data terbaru, angka perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia semakin mengalami perbaikan.
Hal itu dibuktikan dengan daftar indeks pemulihan Covid-19 atau Covid-19 recovery index yang dirilis oleh Nikkei Asia.
Baca juga: Buka Perbatasan, Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Luhut menyebut, dari data tersebut Indonesia berada di peringkat 54 dari 121 negara.
Bahkan, peringkat tersebut menjadi yang teratas di Asia Tenggara, mengalahkan Singapura, Malaysia, dan Thailand.
"Indonesia jauh lebih baik dari Singapura, Malaysia, hingga Thailand," kata Luhut dalam konferensi pers melalui virtual, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Senin (11/10/2021).
Luhut menjelaskan, selama sepekan terakhir angka penambahan kasus harian turun menjadi 98,4 persen secara nasional.
Angka penambahan kasus Covid-19 di Jawa-Bali juga menurun hingga 98,99 persen dari puncak lonjakan kedua pada 15 Juli 2021 lalu.
Tidak hanya itu, Luhut juga menyebut angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan.
Baca juga: Lebih dari 90 Persen Penduduk Dewasa Divaksin Covid-19, Malaysia Buka Perbatasan Domestik
"Jumlah kematian Indonesia juga terus mengalami penurunan, pada 10 Oktober hanya terdapat kasus kematian sebesar 39 untuk nasional, dan 17 untuk Jawa-Bali."
"Dibandingkan negara-negara tetangga di ASEAN, khusus indonesia termasuk yang terendah," tambah Luhut.
Kendati demikian, Luhut mengingatkan agar masyarakat waspada dengan peningkatan kasus Covid-19 pada masa libur Natal dan tahun baru 2022.
Sebab, Luhut menyebut, peningkatan kasus Covid-19 di masa libur panjang atau acara keagamaan kerap terjadi.
Baca juga: Kepala BNPB Yakin Lonjakan Kasus Covid-19 Gelombang Ketiga Dapat Dicegah
Sehingga, Luhut meminta masyarakat untuk terus patuh pada protokol kesehatan dan tidak terlena dengan kondisi yang lebih baik saat ini.
"Agar tidak terjadi lepas kendali, pertahankan kasus serendah mungkin dan konsisten," jelas Luhut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan-kabarkan-ppkm-leveling-bali-turun-jadi-level-3.jpg)