Virus Corona

Pemerataan Vaksin Covid-19 Perlu, Demi Transisi ke Fase Endemi

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Akses Vaksinasi bagi Masyarakat Adat dan Kelompok Rentan memandang perlu pemerataan persebaran vaksin Covid-19.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/YULIANTO
Warga mengikuti vaksin booster di Sentra Vaksinasi Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022). Pemerintah bekerjasama dengan sejumlah pihak terus melaksanakan giat vaksinasi Covid-19. Banyak sentra vaksinasi yang masih dibuka di sejumlah tempat di DKI Jakarta. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan 3.696 kasus baru corona pada 1 Agustus 2022. Dengan penambahan tersebut, jumlah kasus Covid-19 sejak pandemi terjadi di Indonesia mencapai 6.210.794 kasus positif Corona. Warta Kota/YULIANTO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Akses Vaksinasi bagi Masyarakat Adat dan Kelompok Rentan memandang, perlu pemerataan persebaran vaksin Covid-19 demi transisi ke fase Endemi.

Langkah tersebut perlu diambil sebelum vaksin memasuki masa kedaluwarsa, dan sebelum vaksin booster digalakkan. Sebab, banyak daerah yang belum mendapatkan vaksin dosis dua dan tiga.

Baca juga: CDC Afrika: Tingkat Vaksinasi Rendah, Pandemi Covid-19 Masih Mengancam

Hal ini juga untuk mendukung pernyataan Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. Yaitu ia menilai garis finis pandemi COVID-19 sudah mulai terlihat. Dia mendesak masyarakat agar berlari lebih kencang dan tetap waspada.

Salah satu strategi dalam menambah kecepatan lari itu adalah pemberian vaksin COVID-19. Baik vaksin pokok dosis 1 dan 2, juga dosis 4 (booster kedua) yang bisa melipatgandakan imunitas.

Booster juga bisa melindungi orang tua, penyandang komorbid, atau kelompok rentan dari penularan COVID-19. Namun, yang perlu diperhatikan adalah pemerataan pemberian vaksin.

Sebab, belum semua masyarakat mendapat vaksin, bahkan untuk dosis 1. Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga 18 September 2022, dari target 234,6 juta warga, ada 30,34 juta orang belum menerima vaksin sama sekali, atau 12,93 persen.

Baca juga: Jemput Bola Vaksin Covid-19 untuk Kelompok Disabilitas Perlu Dilakukan

Sedangkan untuk dosis 2, ada 63,73 juta orang atau setara 27,16% yang belum mendapatkannya.

Koordinator Disinfokom Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah, Budi Santoso S.Psi M.KM
mengatakan bahwa berdasarkan kategori wilayah, vaksinasi di luar Jawa masih kurang.

Sebanyak 200 petugas PMI Kota Tangerang, menjalani vaksinasi booster kedua yang digelar di Gedung Laboratorium UTD PMI Kota Tangerang, dikawasan Batuceper, Kota Tangerang, Jumat (26/8/2022). Pemberian vaksinasi Booster kedua ini dilakukan agar lebih kuat dari ancaman Covid-19, selain itu mereka juga mengajak masyarakat untuk divaksin agar terbentuk herd immunity. Warta Kota/Nur Ichsan
Sebanyak 200 petugas PMI Kota Tangerang, menjalani vaksinasi booster kedua yang digelar di Gedung Laboratorium UTD PMI Kota Tangerang, dikawasan Batuceper, Kota Tangerang, Jumat (26/8/2022). Pemberian vaksinasi Booster kedua ini dilakukan agar lebih kuat dari ancaman Covid-19, selain itu mereka juga mengajak masyarakat untuk divaksin agar terbentuk herd immunity. Warta Kota/Nur Ichsan (Warta Kota/Nur Ichsan)

Faktor penyebabnya beragam. Mulai dari akses ke lokasi vaksin, hingga ketersediaan vaksin.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved