Breaking News:
DPD RI
Gedung Nusantara
Gedung Nusantara

TKA Disebut Datang Saat PPKM Darurat, Ketua DPD RI Minta Masyarakat Cek Fakta Terlebih Dahulu

Kemenhub telah memberikan klarifikasi bahwa keduapuluh TKA tersebut datang ke Indonesia sebelum PPKM diberlakukan, yaitu 25 Juni 2021.

DPD RI
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video kedatangan 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok ke Makassar viral di media sosial. Pasalnya, mereka disebut datang ke Indonesia saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti merespons hal tersebut. Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

Apalagi, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah memberikan klarifikasi mengenai hal itu. Ke-20 TKA Tiongkok itu diketahui datang ke Indonesia 25 Juni 2021, atau sebelum PPKM diberlakukan, 3 Juli lalu. Namun, mereka harus menjalani karantina sesuai peraturan yang berlaku selama pandemi Covid-19.

“Para TKA China ini sudah masuk Indonesia sebelum PPKM Darurat. Tapi mereka harus menjalani karantina dulu di Jakarta. Makanya mereka baru tiba di Makassar pada 3 Juli 2021 malam. Maka saya meminta kepada semua pihak, kepada masyarakat, untuk mengecek terlebih dahulu fakta yang sebenarnya sebelum memberi narasi macam-macam,” tutur LaNyalla, Selasa (6/7/2021).

20 TKA Tiongkok itu datang untuk mengikuti uji coba kemampuan bekerja pada Proyek Strategis Nasional PT Huady Nickel-Alloy di Kabupaten Bantaeng. Sejauh ini, total tercatat 46 TKA China telah memasuki Sulsel, di mana 9 orang datang pada 29 Juni, dan 17 orang pada 1 Juli 2021.

“Setiap TKA yang datang pasti sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Mereka bisa masuk ke Indonesia karena diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN),” terang LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI itu mengingatkan, tidak semua TKA bisa masuk ke Indonesia di masa pandemi. Ditambahkannya, sesuai Surat (SE) Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04/II/2021 tentang Pelayanan Penggunaan TKA dalam Upaya Pencegahan masuknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), untuk sementara proses pelayanan penggunaan TKA untuk permohonan baru masih dihentikan.

“Kecuali bagi TKA yang bekerja pada Proyek Strategis Nasional dan objek vital strategis/nasional. Karena PSN harus tetap berjalan supaya perekonomian kita membaik. Saat ekonomi negara membaik, maka pemerintah bisa memberikan lebih banyak lagi kesejahteraan untuk masyarakat,” sebutnya.

Hanya saja, LaNyalla juga meminta pemerintah mencari cara agar perekonomian Indonesia bisa bangkit setelah terpuruk cukup parah dampak pandemi. Salah satu yang bisa membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN), adalah memastikan proyek-proyek strategis nasional berjalan dengan melibatkan putra daerah.

“Proyek-proyek strategis ini banyak melibatkan investor asing. Dan dalam perjanjian investasi, memang dimungkinkan investor membawa tenaga ahli proyek dari asal negaranya. Tapi perlu diingat, proyek-proyek strategis ini juga membuka banyak sekali lapangan pekerjaan untuk putra-putra daerah,” ucapnya.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved