Ibadah Haji 2019

69 Jemaah Haji Berusia 95 Tahun ke Atas Telah Tiba di Tanah Suci, Akan Dapat Perhatian Khusus

Saat ini sebanyak 69 jemaah haji Indonesia yang berusia di atas 95 tahun telah tiba di Tanah Suci bersama dengan jemaah haji lainnya.

69 Jemaah Haji Berusia 95 Tahun ke Atas Telah Tiba di Tanah Suci, Akan Dapat Perhatian Khusus
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Jemaah haji berusia lanjut mendapat perawatan dari Tim Kesehatan, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Dari total kuota 231.000 haji tahun ini lebih dari 60 persen di antaranya adalah jemaah haji berusia lanjut.

“Kurang lebih 63 persen calon haji tahun ini adalah lansia, kami akan berikan perhatian khusus,” kata Kepala Daker Makkah, Subhan Cholid, Minggu (21/7/2019).

Saat ini sebanyak 69 jemaah haji Indonesia yang berusia di atas 95 tahun telah tiba di Tanah Suci bersama dengan jemaah haji lainnya.

Selain akan mendapat perhatian khusus dari petugas haji, Subahn Cholid meminta para petugas kloter dan rekan serombongan jemaah haji lansia untuk juga aktif memberikan bantuan kepada mereka.

Baca: Jemaah Perempuan Sudah Minum Obat Penunda Haid Tapi Masih Keluar Bercak Darah, Sahkah Hajinya?

Jemaah haji berusia lanjut mendapat perawatan dari Tim Kesehatan, Minggu (21/7/2019).
Jemaah haji berusia lanjut mendapat perawatan dari Tim Kesehatan, Minggu (21/7/2019). (Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

Tercatat sebanyak 69 haji yang telah berusia di atas 95 tahun sudah mendarat di Tanah Suci beberapa di antaranya di Madinah dan sebagian yang lain di Mekkah.

Jemaah haji yang tertua yang sudah sampai di Tanah Suci yakni Islandar Ilham Sajadi yang lahir di Ponorogo, 4 September 1911, atau tahun ini berusia 107 tahun yang tergabung dalam kloter UPG 16 dari Kabupaten Merauke, Papua.

Jemaah haji yang berusia lebih dari 100 tahun ada lima orang selain Iskandar yakni Kartium Taip Kardi (103) dari Kabupaten Lombok Timur NTB, Siti Hati Monalam (102) dari Bangkalan, Madura, Tiwa Sajarin Ahmad (102) dari Pamekasan, Madura, dan Mohammad Animuddin Salim (100) dari Sampang, Madura.

Tiwa Sajarin Ahmad yang tergabung dalam Kloter SUB-11 misalnya merupakan salah satu jemaah haji tertua yang telah tiba di Mekkah.

Ia sebelumnya telah menjalankan ibadah di Madinah dan mengaku tak mengalami kendala kesehatan apapun selama menjalankan rangkaian ibadahnya.

“Saya bahagia sekali, waktu di Raudhah saya berdoa sampai menangis,” kata Nenek Tiwa saat ditemui Tim Media Center Haji di pondokannya di kawasan Mahbas Jin, Mekkah, tak lama setelah tiba di Kota Mekkah dan rampung melaksanakan ibadah umroh wajib.

Penulis: Husein Sanusi
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved