Ibadah Haji 2019

Bikin Kumuh Padang Arafah, KBIH Dilarang Pasang Spanduk di Tenda-tenda

Saat pengecekan Lukman berharap para pengelola KBIH tidak lagi memasang spanduk-spanduk di tenda-tenda jemaah haji

Bikin Kumuh Padang Arafah, KBIH Dilarang Pasang Spanduk di Tenda-tenda
Husain Sanusi/Tribunnews.com
Kondisi tenda di Padang Arafah sebelum pelaksanaan wukuf yang akan jatuh pada Sabtu (10/8/2019). KBIH diminta tidak pasang spanduk di tenda-tenda padang Arafah. (Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH – Musim haji tak lama lagi akan memasuki fase puncak haji yang akan jatuh pada Sabtu, 10 Agustus 2019 sebagai pelaksanaan wukuf di Padang Arafah. Berbagai persiapan di Padang Arafah pun sudah mulai dilakukan.

Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin sudah melakukan pengecekan langsung ke tenda-tenda di Padang Arafah bersama dengan pihak Muassasah. Pengecekan dilakukan mulai dengan melihat langsung kondisi tenda, karpet, AC pendingin hingga toilet.

Saat pengecekan Lukman berharap para pengelola KBIH tidak lagi memasang spanduk-spanduk di tenda-tenda jemaah haji yang biasanya banyak mewarnai tenda di Padang Arafah.

Kondisi tenda di Padang Arafah sebelum pelaksanaan wukuf yang ak
Kondisi tenda di Padang Arafah sebelum pelaksanaan wukuf yang akan jatuh pada Sabtu (10/8/2019). KBIH diminta tidak pasang spanduk di tenda-tenda padang Arafah. (Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

“Jadi memang selama di Arafah dan Mina kita berkali-kali menyampaikan kepada para KBIH kita untuk tidak memasang identitas KBIH masing-masing dalam bentuk bendera, dalam bentuk spanduk dan berbagai hal lain,” katanya.

Baca: Pembunuh Gadis Cantik Lulusan IPB Ternyata Sopir Angkutan, Apa Motifnya?

Baca: Terjadi Lagi Prostitusi Nyeleneh di Jatim, Suami Tonton Istri Kencan Dengan Pelanggan

Lukman menambahkan pada tahun-tahun sebelumnya saling tumpang tindih, banyak sekali spanduk, bendera yang justru melihat situasi atau area baik di Arafah maupun di Mina menjadi kurang asri, kurang, bahkan cenderung kumuh, kotor.

“Jadi kita ingin ikut menjaga Arafah dan Mina dengan cara tidak memasang atau menempel hal-hal yang memang tidak terlalu diperlukan.

Karena memang yang diperlukan adalah identitas nomor-nomor tenda baik di Arafah maupun di Mina, itu sudah lebih dari cukup. Karena di situ ada identitas kloter, ada identitas tenda,” ujar Lukman.

Penulis: Husein Sanusi
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved