Ibadah Haji 2026
Fase Armuzna Usai, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina
Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
Ringkasan Berita:
- Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, atau Armuzna, telah tuntas.
- Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
- Seluruh tenda jemaah haji Indonesia di Mina juga sudah kosong dan tidak ada lagi jemaah yang tertinggal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, atau Armuzna, telah tuntas.
Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
Baca juga: Timwas DPR Temukan Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam di Mina, Lansia Dilaporkan Drop
"Hari ini adalah keberangkatan jemaah haji yang melakukan Nafar Tsani. Ini merupakan rombongan terakhir, setelah kemarin jemaah Nafar Awal juga telah diberangkatkan. Artinya, seluruh jemaah kita yang telah menyelesaikan lontar jumrah, baik Nafar Awal maupun Nafar Tsani, sudah tuntas," ujar Dahnil dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2026).
Per pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), seluruh jemaah haji Indonesia sudah meninggalkan Mina.
Seluruh tenda jemaah haji Indonesia di Mina juga sudah kosong dan tidak ada lagi jemaah yang tertinggal.
"Seluruh jemaah haji kita sudah meninggalkan Mina. Mina sudah clear dari jemaah-jemaah kita. Mereka kembali ke hotel dan bersiap untuk berkegiatan selanjutnya di Tanah Haram," katanya.
Menurutnya, secara umum fase Armuzna tahun ini telah dilalui dengan baik.
Dirinya menyebut terdapat sejumlah kemajuan layanan dan perubahan tata kelola yang cukup signifikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Alhamdulillah, fase Armuzna sudah kita lalui dengan baik, dengan beberapa kemajuan dan perubahan-perubahan yang sangat signifikan," ujarnya.
Meski begitu, dirinya mengakui masih terdapat sejumlah catatan penting yang harus menjadi bahan evaluasi Kementerian Haji dan Umrah.
Hal ini terutama terkait pelayanan di tenda Arafah dan Mina, serta tata kelola mabit di Muzdalifah melalui skema murur.
"Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Terkait pelayanan di tenda Mina, tenda Arafah, juga tata kelola mabit di Muzdalifah maupun murur, tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami," jelasnya.
Baca juga: Jemaah Haji Nafar Sani Diminta Segera Tuntaskan Lontar Jumrah Sesuai Jadwal
Setelah fase Armuzna selesai, penyelenggaraan ibadah haji akan memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air.
Pada fase ini, ia meminta seluruh petugas tetap bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga pelayanan di hotel-hotel jemaah, serta tetap mengedepankan sikap simpatik dan empatik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-di-Muzdalifah-setelah-jemaah-haji-diberangkatkan-ke-Mina.jpg)