Rabu, 6 Mei 2026

Ibadah Haji 2024

Jangan Paksakan Ibadah Sunah Arbain, Calon Jemaah Haji Diingatkan Prioritaskan yang Wajib

Jemaah haji diingatkan untuk tidak memaksakan Arbain atau salat wajib berjamaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi, Madinah.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
TRIBUNNEWS.COM/Adi Suhendi
Suasana di Masjid Nabawi. Jemaah haji diingatkan untuk tidak memaksakan Arbain atau salat wajib berjamaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi, Madinah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang rangkaian ibadah haji 1445H/2024 M, jemaah mulai bersiap untuk melakukan rangkaian ibadah di tanah suci.

Rukun dan wajib ibadah haji akan mulai dilakukan jutaan umat Islam di musim haji tahun ini.

Baca juga: Kedepankan Layanan Jemaah, Maktour Indonesia Fokus Dampingi Lansia Saat Ibadah Haji

Selain itu, ada pula rangkaian ibadah sunah haji seperti ibadah arbain.

Arbain merupakan salat wajib berjamaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi, Madinah.

Ibadah Arbain biasanya banyak dilakukan jamaah asal Indonesia dan Malaysia.

Lantas, sepenting apa ibadah ini bagi jemaah haji?

Baca juga: Malam Jumat Terakhir Dzulhijjah 1444, Jemaah Indonesia Shalat Arbain di Luar Gerbang Masjid Nabawi

Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Maktour Ustad Teuku Otman, mengatakan saat menjalankan ibadah haji rukun dan wajib haji harus lebih diutamakan sebelum sunah.

"Yang perlu diingat Arbain itu adalah sunah. Jangan sampai mengejar sunah terabaikan yang wajib. Jangan sampai mengejar sunah kewajiban lain terabaikan," kata Ustad Otman saat berbincang dengan Tribunnews.com di Wisma Maktour, Jakarta Timur, Sabtu (4/5/2024).

Jemaah haji dari seluruh dunia membeludak di Masjid Nabawi, Madinah sejak Kamis (13/7/2023) petang. Para jemaah haji ini memanfaatkan momen malam Jumat terakhir bulan Dzulhijah 1444 H terakhir menjalankan ibadah arbain.
Jemaah haji dari seluruh dunia membeludak di Masjid Nabawi, Madinah sejak Kamis (13/7/2023) petang. Para jemaah haji ini memanfaatkan momen malam Jumat terakhir bulan Dzulhijah 1444 H terakhir menjalankan ibadah arbain. (TRIBUNNEWS.COM/Thamzil Thahir)

Ia menceritakan, ada jamaah yang pernah didampingi berangkat bersama suami namun lebih mengutamakan ibadah sunah arbain ketimbang merawat suaminya yang saat itu tengah sakit.

"Istrinya tidak mau ketinggalan arbain, maka ini bisa jadi berdosa karena mengejar arbain itu sunah dan mengurus suami itu wajib.

Jadi hal seperti ini harus betul luas memandang. Kalau dalam ibadah haji ayo kita utamakan rukunnya dan wajib hajinya," jelasnya.

Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Maktour Ustaz Teuku Otman ditemui Sabtu (4/5/2024). mengingatkan urgensi ibadah Arbain. Calon jemaah haji diingatkan untuk tidak memaksakan ibadah sunah ini demi menjaga kebugaran tubuh hingga puncak haji, wukuf di Arafah.
Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Maktour Ustaz Teuku Otman ditemui Sabtu (4/5/2024). mengingatkan urgensi ibadah Arbain. Calon jemaah haji diingatkan untuk tidak memaksakan ibadah sunah ini demi menjaga kebugaran tubuh hingga puncak haji, wukuf di Arafah. (TRIBUNNEWS.COM/Lita Febriani)

Ustad Otman menambahkan, ibadah sunah saat berhaji boleh dilakukan, akan tetapi tetap mengutamakan yang rukun dan wajib haji terlebih dahulu.

"Sunah itu kalau bisa dilakukan. Jangan sampai mengutamakan yang sunah, terbengkalai yang wajib dan yang rukun. Ini yang selalu kita tekankan. Ibadah itu jangan hanya menuruti hawa nafsu. Harus cerdas.

Jangan sampai buang tenaga di Madinah, sehingga saat puncak ibadah hajinya jadi down. Utamakan yang paling penting," imbuhnya.

Perlu diketahui jika kloter pertama calon jemaah haji Indonesia akan berangkat ke Tanah Suci Makkah mulai 12 Mei 2024 mendatang.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved