Senin, 1 September 2025

Ini Tarif Jasa Pendorong Kursi Roda Untuk Sai dan Tawaf di Masjidil Haram, PPIH Beri Imbauan

Jemaah haji yang membutuhkan kursi roda, diimbau menggunakan jasa pendorong resmi di Masjidil Haram.

Editor: Adi Suhendi
(SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN UMAR BARAT)
KURSI roda untuk fasilitas layanan bagi jamaah haji lansia yang sudah disiapkan di Kantor Urusan Haji Indonesia Madinah. Foto direkam Jumat (10/5/2025). 

Laporan wartawan Khalidin Umar Barat dari Arab Saudi

TRIBUNNEWS.COM, MADINAH - Jemaah haji Indonesia secara bertahap mulai tiba di Makkah, Arab Saudi untuk melakukan umrah wajib.

Tercatat 218 kloter dengan 84.692 jemaah telah tiba di tanah suci, Madinah Almunawarah serta Makkah Almukaramah hingga Kamis (23/5/2024) .

Jumlah tersebut adalah data hingga puku 08.04 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 12.04 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Sesuai jadwal, rombongan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air sebentar lagi akan tiba di King Abdulaziz International Airport Jeddah, Arab Saudi.

Nantinya setelah tiba di Makkah, para jemaah haji akan langsung melaksanakan umrah wajib dan sudah harus menggunakan pakaian Ihram.

Jemaah haji yang membutuhkan kursi roda, diimbau menggunakan jasa pendorong resmi di Masjidil Haram.

Baca juga: Banyak Jasa Sewa Dorong Kursi Roda untuk Jemaah Haji di Masjidil Haram, Diimbau Gunakan Jasa Resmi

Pesan ini disampaikan anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda saat membacakan keterangan resmi Kementerian Agama, Kamis (23/5/2024).

Menurutnya, setelah sampai di hotel Makkah, petugas haji akan mendata dan mengelompokkan jemaah yang menggunakan kursi roda.

Kebanyakan dari mereka adalah jemaah lanjut usia, disabilitas, dan jemaah risiko tinggi.

Petugas juga akan mengatur proses pelaksanaan umrah jemaah pengguna kursi roda.

Baca juga: Ini Skema Pergerakan Jemaah Saat Puncak Haji di Arafah Mina dan Muzadalifah

“Didampingi petugas, para jemaah tersebut masuk ke bus shalawat yang telah dilengkapi akses naik kursi roda untuk dibawa ke Masjidil Haram,” kata Widi.

“Petugas melakukan pengecekan kembali dengan cermat untuk memastikan jemaah telah mengenakan pakaian ihram dengan benar, berwudu, dan membimbing jemaah untuk berdoa sebelum naik bus shalawat,” sambungnya.

“Sepanjang perjalanan ke Masjidil Haram, petugas haji terus membimbing dan memimpin jemaah bertalbiyah,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, untuk memperlancar prosesi Tawaf dan Sai, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan disabilitas, pengelola Masjidil Haram memfasilitasi dan menyediakan layanan penyewaan pendorong kursi roda serta penyewaan skuter.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan