Jumat, 1 Mei 2026

Haji 2026

Ikhtiar Keluarga di Balik Langkah Haji Orang Tua

Dalimin (94 tahun) dan Darso (84 tahun), membuktikan bahwa usia tua bukan halangan untuk berangkat haji ke tanah suci Mekkah Al-Mukarromah.

Tayang:
Editor: Nuryanti
Tribunnews.com/Arif Tio Buqi Abdulah
BERANGKAT HAJI - Mbah Dalimin (kiri) dan Mbah Darso (kanan) difoto di sela masa tunggu untuk berangkat haji 2026. Dalimin dan Darso membuktikan bahwa usia tua bukan halangan untuk berangkat haji. 

Kini, keinginan anak-anak Dalimin untuk memberangkatkan haji sang ayah akhirnya tinggal menunggu hitungan hari.

Dalimin yang tercatat sebagai calon jamaah haji tertua 2026 di Jawa Tengah ini, akan terbang dalam Kloter 61 dari Embarkasi Donohudan, Solo.

Rencananya, ia akan masuk asrama haji pada 11 Mei 2026 dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 12 Mei 2026.

Baca juga: 7 Fakta Bus Shalawat: Tersedia Fasilitas untuk Jemaah Haji Lansia-Disabilitas, Beroperasi 24 Jam

Bakti Anak ke Orang Tua

Di banyak keluarga, berbakti kepada orang tua sering diwujudkan dalam hal sederhana: merawat, menemani, atau memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun bagi sebagian anak, ada satu bentuk pengabdian yang terasa lebih dalam, yakni memberangkatkan orang tua menunaikan rukun Islam kelima, haji. Inilah yang terjadi di keluarga Dalimin

Niat Dalimin berangkat haji justru lahir bukan dari dirinya sendiri, melainkan dorongan anak-anaknya.

Empat dari lima anak Dalimin, semuanya sudah berangkat haji. Dan anak yang kelima, saat ini dalam masa tunggu keberangkatan.

Masa penantian Dalimin untuk berangkat haji dimulai delapan tahun yang lalu, pada 2018, tahun saat ia mendaftar haji

Anak ketiganya yang tinggal di Kulonprogo, Yogyakarta, kala itu baru pulang berhaji dan datang menjenguknya di rumah di Karangdowo, Klaten

Dari situlah percakapan agar Dalimin berangkat haji mulai muncul. 

Anak-anaknya, yang hampir seluruhnya sudah lebih dulu berhaji, perlahan membujuk sang ayah agar mendaftar dan berangkat haji.

Awalnya Dalimin tidak langsung mengiyakan. Namun dorongan yang tak henti akhirnya, membuat hatinya luluh. 

Ia pun mendaftar, tanpa banyak memikirkan kapan giliran itu akan tiba.

"Dulu daftar bayar 25 juta, itu dari anak yang pulang haji. Sekarang saat panggilan datang juga dibantu anak-anak," tutur Dalimin.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved