Rabu, 20 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

Kemenhaj Paparkan Skema Puncak Haji, Wukuf Hingga Lontar Jumrah Diatur Bertahap

Setibanya di Arafah, jemaah akan bermalam untuk mempersiapkan diri mengikuti wukuf yang menjadi puncak ibadah haji.

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Media Center Haji 2026
JEMAAH HAJI - Jemaah haji dari Embarkasi JKB (Banten) bersiap melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram, Minggu (3/5/2026). Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaff memaparkan skema pergerakan jemaah selama fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah mulai dari keberangkatan ke Arafah, wukuf, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga pelaksanaan lontar jumrah. 

Ringkasan Berita:
  • Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaff memaparkan skema pergerakan jemaah selama fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah mulai dari keberangkatan ke Arafah, wukuf, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga pelaksanaan lontar jumrah.
  • Setibanya di Arafah, jemaah akan bermalam untuk mempersiapkan diri mengikuti wukuf yang menjadi puncak ibadah haji.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaff memaparkan skema pergerakan jemaah selama fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah mulai dari keberangkatan ke Arafah, wukuf, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga pelaksanaan lontar jumrah.

Maria mengatakan setibanya di Arafah, jemaah akan bermalam untuk mempersiapkan diri mengikuti wukuf yang menjadi puncak ibadah haji.

Baca juga: Saudi Tingkatkan Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Terancam Deportasi dan Denda Rp426 Juta

"Sesampainya di Arafah nanti, jemaah akan bermalam dan mempersiapkan diri untuk melakukan wukuf pada keesokan harinya yang merupakan puncak ibadah haji," kata Maria dalam konferensi pers virtual, Selasa (19/5/2026). 

Dalam pergerakan ini, dirinya mengimbau jemaah tidak berkumpul di lobi hotel sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari penumpukan massa. 

Selain itu, jemaah juga diminta tetap bersama rombongan kloter, membawa perlengkapan secukupnya, menjaga kesehatan, serta selalu membawa identitas jemaah.

Pelaksanaan wukuf di Arafah akan berlangsung pada 9 Zulhijah 1447 Hijriah atau 26 Mei 2026 mulai pukul 10.00 hingga 13.00 waktu Arab Saudi.

"Kami mengajak seluruh jemaah untuk bisa memanfaatkan momen agung ini untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur'an, mengikuti khutbah wukuf, serta melakukan muhasabah diri," ujarnya.

Selepas Maghrib, jemaah akan diberangkatkan secara bertahap menuju Muzdalifah.

Perjalanan jemaah dengan skema murur akan langsung dilanjutkan menuju Mina tanpa turun di Muzdalifah.

Sementara itu, jemaah lainnya akan turun dan menjalani mabit di Muzdalifah sesuai ketentuan syariat. 

Pemerintah menargetkan seluruh jemaah telah meninggalkan Arafah dan berada di wilayah Muzdalifah sebelum pukul 23.00 waktu Arab Saudi.

Maria mengatakan petugas juga akan melakukan sweeping di area tenda Arafah untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal.

"Sweeping juga tentu akan kami lakukan untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal di tenda-tenda Arafah, kami pastikan satu per satu tenda," katanya. 

Pemerintah juga mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan, tidak berjalan sendirian di Arafah, serta mendampingi lansia dan jemaah risiko tinggi saat keluar tenda.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved