Status Darurat Ekuador Pasca Pembunuhan Fernando Villavicencio
Jumat, 11 Agustus 2023 21:10 WIB
Foto #3
Menteri Pertahanan Ekuador Luis Lara (Tengah), didampingi Komando Tinggi Angkatan Bersenjata, memberikan konferensi pers untuk mengumumkan posisi pasukan mengenai tingkat ketidakamanan di negara itu, sehari setelah pembunuhan calon presiden Ekuador Fernando Villavicencio, di Quito, pada 10 Agustus 2023. Villavicencio, kandidat terpopuler kedua dalam pemilihan presiden menurut jajak pendapat baru-baru ini, ditembak mati saat meninggalkan rapat umum di ibu kota negara pada hari Rabu, mendorong Presiden Guillermo Lasso untuk mengumumkan keadaan darurat dan menyalahkan pembunuhan pada kejahatan terorganisir. Villavicencio, seorang pejuang anti-korupsi berusia 59 tahun yang mengeluh menerima ancaman, dibunuh saat dia meninggalkan stadion di Quito setelah mengadakan rapat umum kampanye, kata para pejabat. (Photo by Galo PAGUAY / AFP)
| Editor | Herudin |
| Byline/Fotografer | GALO PAGUAY |
| Byline Title | STR |
| Category | POL |
| Supp Category | armed Forces |
| Date Created | 20230810 |
| Credit | AFP |
| Source | AFP |
| City | Quito |
| Country | Ecuador |
| Copyright | AFP or licensors |
FOTO TERKAIT
KOMENTAR