Sabtu, 6 Juni 2026

Kerusuhan di Mesir

Terlalu Gembira Sejumlah Warga Mesir Meninggal Mendadak

Presiden Mesir Hosni Mubarak akhirnya mundur, Jumat (11/2/2011), dan menyerahkan kekuasaannya ke militer serta mengakhiri masa

Tayang:
Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Mesir Hosni Mubarak akhirnya mundur, Jumat (11/2/2011), dan menyerahkan kekuasaannya ke militer serta mengakhiri masa jabatannya yang berlangsung hampir tiga dekade.

Dilansir CNN dan dikutip Tribunnews.com, Sabtu (12/2/2011), sesaat setelah Wakil Presiden Omar Suleiman mengumumkan pengunduran diri Mubarak, jutaan pengunjuk rasa memenuhi jalan-jalan di Kairo. Inilah momen yang mereka paling tunggu setelah melakukan aksi selama 18 hari dan bahkan memakan korban.

Teriakan,"Mesir telah bebas," dan "Tuhan Maha Besar," memenuhi jalan-jalan dan menjadi bulan madu yang memabukkan bagi para pengunjuk rasa. Beberapa di antara mereka mengibarkan bendera Mesir, sementara yang lain meneriakkan terompet, dan menyalakan kembang api.

Dua jembatan utama yang melintasi Sungai Nil sudah mirip dengan lapangan parkir dan para warga berpesta sepanjang malam di Kairo. Bahkan, menurut sejumlah kabar, sejumlah warga ada yang meninggal dan mengalami serangan jantung akibat terlalu gembira.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved