Kamis, 21 Mei 2026

Krisis Libya

Barack Obama Ancam Moammar Khadafi dengan Serangan Militer

Meski gencatan senjata diberlakukan namun pertempuran terus saja berlanjut dan Libya meminta agar dunia internasional

Tayang:
Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Meski gencatan senjata diberlakukan namun pertempuran terus saja berlanjut dan Libya meminta agar dunia internasional menjadi pengamat dan memverifikasi jika gencatan senjata itu gagal menghentikan pertempuran. Demikian diberitakan CNN, Sabtu (19/3/2011).

Sehari setelah Dewan Keamanan (DK) PBB mengeluarkan resolusi untuk menggunakan kekuatan demi melindungi warga sipil, Presiden Barack Obama memperingatkan pemimpin Libya, Moammar Khadafi, untuk menarik diri dari sejumlah kota yang didududki atau menghadapi ancaman serangan militer. Meski demikian, Obama menyatakan pasukan AS tidak akan ikut ambil bagian di Libya.

Sedikitnya 28 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka dalam pertempuran yang berlangsung di kota Mistrata, Ajdabiya, dan Zintan. Demikian disampaikan juru bicara militer dari kelompok oposisi,Khaled el-Sayeh.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved