Kamis, 21 Mei 2026

Mirip Joe Biden, Isu Prabowo Mundur Ikut Jadi Bahan Taruhan di Polymarket

Menurut data terkini Polymarket, probabilitas yang diberikan pasar untuk pengunduran diri atau pemberhentian Prabowo terlihat sangat rendah

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
Tangkap layar Polymarket
BAHAN TARUHAN PRABOWO - Tangkap layar bursa taruhan terkait masa kepemimpinan Prabowo Subianto di Pasar Prediksi Polymarket per 21 Mei 2026. Taruhan bertajuk "Prabowo Subianto out as President of Indonesia by...?" tersebut mengajak pengguna Polymarket untuk menebak: apakah Presiden Prabowo akan mundur atau lengser dari jabatannya pada bulan-bulan tertentu di tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Platform pasar prediksi global, Polymarket, menjadi perbincangan netizen Indonesia setelah membuka wadah taruhan bertajuk "Prabowo Subianto out as President of Indonesia by...?" 
  • Wadah taruhan ini mengajak pengguna Polymarket menebak bulan kelengseran atau pengunduran diri Presiden Prabowo di tahun 2026.
  • Polymarket adalah platform berbasis blockchain asal AS yang memungkinkan pengguna bertaruh menggunakan kripto dengan membeli saham "Yes" atau "No" atas berbagai peristiwa nyata

 

TRIBUNNEWS.COM - Pasar prediksi global Polymarket mendadak jadi perbincangan hangat di kalangan netizen Indonesia.

Pemicunya adalah munculnya sebuah wadah taruhan khusus yang mengulik masa depan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Taruhan bertajuk "Prabowo Subianto out as President of Indonesia by...?" tersebut mengajak pengguna internet untuk menebak: apakah Presiden Prabowo akan mundur atau lengser dari jabatannya pada bulan-bulan tertentu di tahun 2026.

Apa itu Polymarket?

Bagi Anda yang belum familier, Polymarket adalah platform pasar prediksi (prediction market) berbasis teknologi blockchain asal Amerika Serikat. 

Platform ini memungkinkan pengguna dari seluruh dunia untuk bertaruh atau "membeli saham" menggunakan mata uang kripto atas hasil dari berbagai peristiwa nyata.

Melalui Polymarket, pengguna bisa memasang taruhan untuk berbagai jenis isu mulai dari hasil pemilu, kebijakan ekonomi, hingga isu budaya populer.

Di Polymarket, setiap prediksi disajikan dalam saham "Yes" (Ya) atau "No" (Tidak) dengan harga berkisar antara $0.01 hingga $0.99.

Harga saham ini bergerak dinamis, mencerminkan probabilitas atau persentase peluang terjadinya peristiwa tersebut berdasarkan penilaian pasar.

Jika tebakan pengguna terbukti benar saat peristiwa terjadi, saham mereka akan bernilai $1.00, sedangkan jika salah, nilainya menjadi nol.

Prediksi Polymarket Soal Mundurnya Prabowo

Baca juga: Bursa Saham Kembali Ambrol, IHSG 21 Mei 2026 Ditutup Anjlok 3,37 Persen

Dalam kontrak terkait pengunduran diri Prabowo Subianto ini, Polymarket memungkinkan pengguna membeli saham "Yes" atau "No" pada opsi lini masa yang disediakan. 

Resolusi pasar atau penentu kemenangan nantinya akan didasarkan pada informasi resmi pemerintah Indonesia atau konsensus media kredibel terkait skenario pengunduran diri Prabowo Subianto sebagai Presiden indonesia. 

Pengumuman pengunduran diri sebelum batas waktu yang ditentukan akan langsung menyelesaikan pasar sebagai "Yes".

Menurut data terkini di platform tersebut per 21 Mei 2026, probabilitas yang diberikan pasar untuk pengunduran diri atau pemberhentian Prabowo terlihat sangat rendah. 

Untuk akhir Mei 2026, peluang "Yes" hanya berada di kisaran 2 persen, Juni 2026 sekitar 4 persen, dan hingga akhir Desember 2026 mencapai 18 persen.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved