Boko Haram Mengaku Dalang Peledakan Tiga Gereja

Kelompok milisi Islam radikal Nigeria, Boko Haram menyatakan bertanggung jawab atas tiga pengeboman gereja di hari Minggu (17/6/2012),

zoom-inlihat foto Boko Haram Mengaku Dalang Peledakan Tiga Gereja
AP
Bom Bunuh Diri Mengguncang Gereja Nigeria

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok milisi Islam radikal Nigeria, Boko Haram menyatakan bertanggung jawab atas tiga pengeboman gereja di hari Minggu (17/6/2012), kemarin, yang menelan sedikitnya 50 nyawa.

Boko Haram mengatakan serangan di tiga gereja di kota Zaria dan Kaduna, kemarin merupakan aksi balasan terhadap umat Kristen yang telah menghancurkan masjid dan, menjerumuskan orang ke dalam dosa.

"Biarkan mereka tahu bahwa sekarang saatnya untuk membalas dendam Allah," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Selasa (19/6/2012).

"Mulai sekarang, mereka juga mengikuti agama yang benar atau tidak akan ada perdamaian untuk mereka," lanjut mereka.

Pemerintah dan Palang Merah Nigeria, mengeluarkan data berbeda jumlah korban jiwa dalam insiden pengeboman kemarin, namun diperkirakan bom telah menewaskan sedikitnya 50 orang dan melukai sebanyak 130 orang.

Rangkaian teror itu dimulai ketika seorang pelaku bom bunuh diri, meledakan bom yang di bawanya di dalam gereja EWCA Goodnews Wusasa Zaria, negara bagian Kaduna, Nigeria, sekitar pukul 9 pagi.

Menurut seorang
anggota jemaat gereja itu, Lucy Bello, pelaku memacu kencang sepeda motor yang dikendarainya ke dalam gereja sebelum meledakan dirinya sendiri.

Seorang pejabat negara bagian Kaduna mengungkapkan ledakan itu menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai sebanyak 125 orang, dimana beberapa diantaranya dalam kondisi kritis.

Hanya selang beberapa menit, terjadi lagi sebuah ledakan, kali ini di gereja
Katolik Yesus Sang Raja, yang terletak tak jauh dari lokasi ledakan pertama.

Sedikitnya 10 orang tewas dalam serangan itu dan lebih dari 50 orang terluka, kata seorang pejabat pemerintah negara bagian Kaduna.

Serangan itu disusul oleh serangan lainnya di sebuah gereja di salah satu kota lainnya di negara bagian Kaduna, dan menewaskan sekitar 10 orang. 

Lihat Juga:

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved