Iran Vs Amerika Memanas
Hari ke-92 Perang Iran: Trump Masih Bimbang, Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Damai
Hari ke-92 perang Iran diwarnai kebuntuan diplomasi. Trump belum ambil keputusan final, Teheran menolak klaim damai.
Ringkasan Berita:
- Presiden AS Donald Trump masih menimbang keputusan akhir terkait proposal kesepakatan Iran di hari ke-92 perang.
- Teheran menegaskan negosiasi memang terus berjalan, namun belum ada kesepakatan damai yang disetujui kedua pihak.
- Di saat diplomasi masih buntu, konflik di Lebanon dan perbatasan Israel kembali memanas.
TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran memasuki hari ke-92, Sabtu (30/5/2026) dengan prospek kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih belum pasti.
Dilansir Al Jazeera, Presiden AS, Donald Trump mengatakan dirinya akan membuat "keputusan akhir" terkait proposal kesepakatan yang sedang dibahas kedua pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Washington masih mengevaluasi langkah selanjutnya dalam upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Hingga kini, Gedung Putih belum mengumumkan rincian maupun hasil akhir dari pembahasan tersebut.
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepahaman
Di tengah spekulasi mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan, Iran menegaskan bahwa belum ada kesepahaman final dengan Amerika Serikat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan komunikasi dan pertukaran pesan antara kedua negara masih berlangsung.
Namun, menurutnya, belum ada kesepakatan akhir yang dapat diumumkan kepada publik.
Baghaei juga menegaskan Iran akan menilai setiap langkah berdasarkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan politik.
Ia turut mengkritik blokade angkatan laut Amerika Serikat yang disebutnya sebagai tindakan ilegal.
Ghalibaf: Washington Harus Bertindak Dulu
Baca juga: Hari ke-89 Perang Iran: Gencatan Senjata Retak, Israel Gempur Lebanon, 31 Tewas
Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan sikap serupa.
Ia mengatakan Teheran akan menilai setiap proposal berdasarkan implementasi nyata di lapangan.
Menurut Ghalibaf, Iran tidak akan mengambil langkah baru sebelum Washington menunjukkan tindakan konkret terlebih dahulu.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses negosiasi masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan yang mengikat kedua pihak.
AS Tetap Siaga di Timur Tengah
Sementara proses diplomasi berjalan, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukannya tetap berada dalam kondisi siaga di seluruh kawasan Timur Tengah.