Jumat, 10 April 2026

Perusahaan Transportasi Jepang Sogok Pejabat Indonesia

Sebuah perusahaan konsultan Jepang, Japan Transportation Consultant, Inc (JTC) diperiksa oleh pihak otoritas Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Fuji TV/Richard Susilo
Kantor Japan Transportation Consultant, Inc. di Tokyo yang melakukan Penyogokan di Indonesia. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah perusahaan konsultan Jepang, Japan Transportation Consultant, Inc (JTC) diperiksa oleh pihak otoritas Jepang karena diduga kuat melakukan penyogokan kepada pejabat Indonesia di bidang transportasi.

Sebelumnya terungkap perusahaan dagang Jepang, Marubeni Corporation bersalah dan didenda di Amerika Serikat karena melakukan penyogokan pejabat di Indonesia.

Istilah Jepang disebut Rebate atau potongan harga yang sebenarnya uang dipakai untuk menyogok pejabat di Indonesia.

"Kecurigaan seputar bisnis ODA (bantuan pembangunan resmi), satuan tugas dari Jaksa Penuntut Umum Distrik Tokyo, mempertanyakan Presiden JTC yang berkantor di daerah Taito Ward, Tokyo karena diduga kuat melakukan penyuapan kepada pejabat Indonesia terkait desain konstruksi kereta api yang dibuat di Indonesia," ungkap Fuji TV, Jumat (21/3/2014).

Dana proyek (2007-2012) diperoleh perusahaan itu dari dana ODA pemerintah Jepang sebesar 6 miliar yen. Jumlah sogokan yang dikucurkan untuk para pejabat Indonesia, Vietnam dan Uzbekistan mencapai sekitar 100 juta yen.

Kasus ini terungkap setelah pihak kantor pajak Tokyo Jepang melihat keanehan dalam pelaporan pajak perusahaan tersebut.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved