15 Orang Indonesia di Jepang Selesai Masa Magangnya
Sebanyak 15 pemagang selesai masa berlatihnya selama setahun
Ito bersama kakaknya mengelola sawah dan perkebunan jeruk di perfektur Wakayama yang sangat manis dan terkenal di Jepang.
Sebelumnya Ito pernah pula berlatih di bidang pertanian beberapa bulan di Arizona Amerika Serikat untuk apel dan jeruk serta hal-hal terkait bidang pertanian.
"Menerima pemagang dari Indonesia senang sekali karena kebanyakan mereka memang rajin, pekerja keras, mau belajar dari kami," ujarnya.
Abdul pun membenarkan hal itu, "Banyak yang bisa saya pelajari dari Jepang, selain waktu yang tepat dan ini enak sekali kerjanya dengan waktu tepat dan disiplin yang baik di Indonesia, lain dengan di Indonesia ya," katanya.
Setelah pulang ke Indonesia Abdul pun berharap bisa mengubah jam karet yang ada di lingkungannya sehingga nantinya persawahannya bisa menghasilkan padi yang baik berkat kerja yang tepat waktu serta disiplin seperti yang dilakukannya di Jepang ini, harapnya lagi.
Mengapa beras Jepang bisa bagus? Menurut Abdul karena sejak mulai bibir padi saja sudah diseleksi dengan ketat, lalu penanamannya di sawah juga menggunakan mesin dan dalam waktu teraktur juga diberikan pupuk yang baik, sehingga hasilnya menjadikan padi yang sangat baik dan beras yang enak dikukus menjadi nasi yang enak dimakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/magang-jepang-nih3_20160224_193942.jpg)