Tokoh kontroversial Israel diangkat jadi menteri pertahanan
Politikus sayap kanan kontroversial Israel, Avigdor Lieberman, diangkat menjadi menteri pertahanan oleh PM Benjamin Netanyahu.
Avigdor Lieberman pernah mengusulkan penggulingan Otorita Palestina.
Politikus sayap kanan kontroversial Israel, Avigdor Lieberman, diangkat menjadi menteri pertahanan oleh PM Benjamin Netanyahu, setelah partai Lieberman, Yisrael Beitenu, bergabung ke koalisi pemerintah.
Masuknya partai Lieberman menjadikan haluan pemerintah saat ini sebagai yang paling kanan dalam sejarah Israel.
"Masuknya Partai Yisrael Beitenu adalah langkah penting bagi koalisi nasionalis untuk menjamin stabilitas," kata Yariv Levin, perunding Partai Likud dalam satu pernyataan.
- Tentara Israel diadili 'karena membunuh' warga Palestina
- PM Netanyahu menegur keras petinggi militer
- Perempuan Palestina terbunuh oleh tank Israel
Perkembangan ini ditentang oleh Moshe Yaalon, anggota Partai Likud pimpinan Netanyahu, yang diikuti dengan keputusan Yaalon untuk mundur dari jabatan menteri pertahanan pada Jumat (20/05), pekan lalu.
Avigdor Lieberman (kiri) bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Jerusalem, hari Rabu (25/05).
Yaalon, seorang purnawirawan jenderal, memperingatkan Israel telah diambil alih oleh 'elemen-elemen yang berbahaya dan ekstrem'.
Lieberman bukan wajah baru di pemerintahan karena pernah dua kali menjabat sebagai menteri luar negeri.
Ia antara lain dikenal dengan berbagai komentar 'yang provokatif' terhadap Palestina, di antaranya pernah mengusulkan penggulingan Otorita Palestina.
Beberapa pekan lalu ia mengancam akan membunuh pemimpin Hamas jika kelompok ini tidak mengembalikan jenazah tentara-tentara Israel yang tewas dalam perang Gaza pada 2014.