Iran Vs Amerika Memanas
Serangan Total AS ke Iran Bisa Picu Penutupan Juga Selat Bab al-Mandeb, Apa Dampaknya Bagi Dunia?
Ditutupnya Selat Hormuz sudah cukup mengguncang ekonomi dunia. Apa jadinya kalau Selat Selat Bab el-Mandeb juga ditutup proksi Iran?
Serangan Total AS ke Iran Bisa Picu Penutupan Juga Selat Bab al-Mandeb, Apa Dampaknya Bagi Dunia?
TRIBUNNEWS.COM - Seorang penasihat utama Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mengancam kalau sekutu dan proksi Iran mampu menutup jalur pelayaran Bab al-Mandeb seperti yang telah dilakukan Teheran terhadap Selat Hormuz.
Selat Bab-al-Mandeb menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan merupakan jalur air penting untuk perdagangan minyak global.
Baca juga: Komando Militer AS Pajang Pesawat Pembom Siluman B-2, Trump: Peradaban Iran Akan Mati Malam Ini
Peran jalur air ini makin meningkat sejak Iran secara efektif menutup Selat Hormuz – yang dilalui oleh 20 persen minyak dan gas dunia pada masa damai.
Penasihat utama Mojtaba Khamenei, Ali Akbar Velayati, mantan menteri luar negeri Iran dan diplomat veteran yang dikenal karena pengaruhnya di dalam pemerintahan, memperingatkan pada Minggu (5/4/2026) di X kalau "komando terpadu Front Perlawanan memandang Bab al-Mandeb sama seperti memandang Hormuz".
Front Perlawanan yang dimaksud adalah faksi-faksi perlawanan proksi Iran yang tersebar di sejumlah wilayah.
Pada titik jalur Selat Bab al-Mandeb, Yaman, gerakan Houthi merupakan sekutu utama Iran.
“Jika Gedung Putih berani mengulangi kesalahan bodohnya, mereka akan segera menyadari bahwa arus energi dan perdagangan global dapat terganggu hanya dengan satu langkah,” tulis Velayati.
Stasiun televisi milik negara Iran, Press TV, kemudian mengkonfirmasi peringatannya.
Hal ini menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran mulai Rabu ini jika Teheran tidak setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Baca juga: Jelang Deadline Serangan Total AS ke Iran, Arab Saudi Tutup Jembatan ke Bahrain
Iran mengatakan kalau Hormuz terbuka untuk kapal dari negara-negara yang menegosiasikan jalur aman – kecuali AS dan Israel.
Trump sebelumnya telah mengancam akan mengebom pabrik desalinasi Iran.
Namun, jika Bab al-Mandeb ditutup, dampaknya akan lebih dari sekadar perang yang sedang berlangsung – hal itu dapat memperparah krisis pasokan energi global yang dipicu oleh konflik tersebut, memperdalam gejolak ekonomi yang dirasakan di pabrik-pabrik, dapur-dapur, dan SPBU di seluruh dunia.
Di Manakah Letak Bab al-Mandeb?
Selat ini terletak di antara Yaman di timur laut dan Djibouti serta Eritrea di Tanduk Afrika di barat daya.
Selat ini menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, yang kemudian meluas ke Samudra Hindia. Lebarnya 29 km (18 mil) pada titik tersempitnya, sehingga membatasi lalu lintas hanya pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar, dan secara efektif dikendalikan oleh Houthi yang didukung Iran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selat-Bab-al-Mandeb-dan-Selat-Hormuz-sjsj.jpg)