Iran Vs Amerika Memanas
AS Dilaporkan Serang Kharg Island Iran, Ketegangan Energi dan Militer Meningkat
AS dilaporkan menyerang pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran, namun tidak menyasar fasilitas minyak.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Laporan muncul bahwa pasukan Amerika Serikat telah menyerang fasilitas militer di pusat ekspor minyak utama Iran, yaitu Kharg Island.
Pada tanggal 7 (waktu setempat), Reuters mengutip media AS Axios yang melaporkan bahwa militer AS menyerang fasilitas militer di pulau tersebut, berdasarkan sumber anonim.
CNN, mengutip kantor berita semi-resmi Iran Mehr News Agency, melaporkan bahwa “beberapa ledakan terjadi” di Kharg Island.
Namun, rincian lebih lanjut belum tersedia. CNN juga mengutip pejabat AS yang menyatakan bahwa serangan tersebut tidak menargetkan fasilitas minyak.
Beberapa pejabat AS mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa lebih dari 50 target di Kharg Island diserang.
Pulau yang terletak di selatan Iran ini menangani lebih dari 90 persen ekspor minyak mentah negara tersebut. Serangan di wilayah ini berpotensi mengganggu industri energi Iran secara signifikan.
Baca juga: Amerika Sudah Bombardir Pulau Kharg: Baru Pembukaan dari Serangan Total Hari Rabu
Sebelumnya, U.S. Central Command (CENTCOM) menyatakan telah melakukan serangan presisi terhadap lebih dari 90 target militer, termasuk fasilitas penyimpanan ranjau laut dan bunker rudal di pulau tersebut, tanpa menyasar infrastruktur minyak.
Kabar serangan ini muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan tekad untuk melawan. Dalam unggahan di X, ia mengatakan lebih dari 14 juta warga Iran siap berkorban demi negara.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa jika Selat Hormuz tidak dibuka sebelum batas waktu, maka seluruh pembangkit listrik dan jembatan di Iran akan dibombardir.
Ia menyatakan, “Setiap jembatan akan runtuh, setiap pembangkit listrik akan berhenti beroperasi, terbakar, dan meledak. Seluruh negara bisa runtuh dalam semalam.”
Pada akhir bulan lalu, Trump juga menulis bahwa jika kesepakatan dengan Iran tidak segera tercapai, AS akan menghancurkan Kharg Island dan pembangkit listrik sebagai bentuk balasan.
(*)