Wanita Muda Pelaku Teror di Paris Ternyata Sudah Berjanji Setia Kepada ISIS
seorang wanita berusia 19 tahun yang memasang tabung gas dalam mobil Paris telah berjanji setia kepada kelompok ISIS.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Pejabat keamanan Perancis mengatakan seorang wanita berusia 19 tahun yang memasang tabung gas dalam mobil yang ditinggalkan di Gereja Katedral Notre Dame, Paris telah bersumpah setia kepada kelompok ISIS.
Wanita itu bernama Ines Madani.
Ia terluka di bagian kaki karena melawan petugas kepolisian saat akan ditangkap, Kamis (7/9/2016) malam di Boussy-Saint-Antoine, selatan Paris.
Pihak keamanan pun menunjukkan bukti kepemilikan dokumen di mana Madani menyatakan kesetiaan kepada kelompok ekstrimis ISIS.
Sebelumnya Polisi Perancis berhasil menangkap tiga Wanita pelaku teror mobil yang telah dikemas dengan tabung gas di dekat Gereja Katedral Notre Dame, Paris, Perancis.
Ketiga Wanita yang ditahan Polisi itu masing-masing berusia 19, 23, dan 39 tahun.
Polisi Perancis menjelaskan tiga wanita itu ditangkap terkait dengan mobil ditemukan yang dikemas dengan tabung gas dekat dengan Katedral Notre Dame di Paris.
Bahkan saat penggerebekan dan penangkapan, Kamis (8/9/2016), satu dari ketiga tersangka menikam seorang perwira yang kemudian menembak dirinya.
Seorang tersangka itu kini masih harus dirawat di rumah sakit.
Sementara kedua tersangka lainnya sudah dilakukan penahanan.
Polisi Paris mengumumkan telah menemukan mobil merk Peugeot 607 terisi dengan tujuh tabung gas, Rabu (7/9/2016).
Enam dari tabung gas itu telah terpasang di dekat Katedral Notre Dame.
Mobil terebut ditinggalkan pelaku di zona parkir tanpa pendaftaran kepada pihak pengelola.
Memang tidak ada perangkat detonator ditemukan terhubung dengan tabung, tetapi penemuan itu tetap menjadi ketakutan atas teror.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aparat-kepolisian-paris-menangkap-tiga-wanita-pelaku-teror_20160909_195618.jpg)