Pengakuan Mengejutkan Mantan Budak Seks ISIS yang Kini Menjadi Duta Besar PBB
Gadis dari Irak utara itu kini memiliki pesan bagi para pemimpin dunia yang berusaha menghancurkan ISIS.
Etnis Yazidi, yang bukan Arab atau Muslim, merupakan sebuah suku yang memeluk kepercayaan kuno dan berjumlah tak lebih dari 500.000 orang yang terkonsentrasi di wilayah Irak yang tak jauh dari perbatasan dengan Suriah.
ISIS menindas etnis Yazidi yang berbahasa Kurdi itu karena mereka tak memeluk kepercayaan yang diturunkan mulai dari Nabi Abraham atau Ibrahim hingga ke agama Islam.
Dengan nada bergetar, demikian AFP, Murad menyerukan pembebasan sekitar 3.200 perempuan dan anak gadis Yazidi yang hingga sejauh ini masih dijadikan budak seks para penjahat ISIS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gadis-yazidi_20150321_221228.jpg)