Debat Cawapres AS: Trump dinilai 'sinting,' Hillary dinilai 'lemah.'
Pajak yang dibayar (atau tak dibayar) Donald Trump menjadi salah satu butir utama debat calon wakil presiden Partai Republik, Mike Pence dan sesama cawapres dari Partai Demokrat Tim Kaine.
Tapi saingannya dari Partai Republik itu memukul balik dengan mengkritik Hillary Clinton atas penggunaan email pribadi untuk urusan dinas dan kebijakan luar negeri yang disebutnya telah mengakibatkan kekacaiuan di sebagian belahan dunia.
Tim Kaine tampil agresif dan banyak menyela saat Mike Pence, yang tampak defensif, sedang berbicara.
Tim Kaine lalu menyerang lagi dengan menyebut Trump menyampaikan puja-puji terhadap para diktator. Bahkan Trump memuji Putin yang disebut merupakan presiden yang lebih baik dibanding Obama, padahal Putin seorang diktator yang antara lain memenjarakan oposisi dan memberangus wartawan.
Tim Kaine tampil agresif dan banyak menyela saat Mike Pence, yang tampak defensif, sedang berbicara.
Berbeda dengan debat calon presiden yang berlangsung tiga kali, debat calon wakil presiden hanya berlangsung sekali, dan dipandang lebih untuk memperkenalkan pendamping dua calon presiden.