Selasa, 21 April 2026

Wisata Jepang

Kastil Bicchu Matsuyama Mengambang di Langit Jepang, Punya Kamar Khusus Bunuh Diri Raja

Benteng ini dibangun di atas sebuah gunung yang tingginya 430 meter di atas permukaan laut, yang membuatnya menjadi benteng tertinggi di Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Istimewa
Kastil (benteng) Bicchu Matsuyama di Perfektur Okayama Jepang, salah satu kastil paling tua dan asli, belum dipugar. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di Jepang banyak terdapat kastil. Namun hanya sekitar 10 kastil di Jepang yang belum pernah dipugar, masih asli. Salah satunya, bahkan letaknya seolah mengambang di langit karena tinggi di puncak gunung.

Itulah kastil (benteng) Bicchu (Bitchu) Matsuyama di Kota Takahashi dikenal sebagai 'Kyoto kecil' di Okayama. Kastil ini sering juga disebut Kastil Takahashi.

Selama era Kamakura, Takahashi berkembang sebagai kota benteng dari klan Bicchu Matsuyama sehingga banyak tempat bersejarah seperti Kastil Bicchu Matsuyama dan perumahan para samurai.

Benteng ini dibangun di atas sebuah gunung yang tingginya 430 meter di atas permukaan laut, yang membuatnya menjadi benteng tertinggi di Jepang. Banyak orang menyebutnya benteng mengambang di langit.

Meskipun benteng ini tidak besar karena sebagian besar istana, posisinya di puncak gunung, menjadikan sebuah situs yang mengesankan dengan pemandangan sangat indah. T

erkadang kita melihat awan di bawahnya karena begitu tingginya benteng ini.

Kastil ini awalnya dibangun pada tahun 1240 oleh Shigenobu Akibasaburou. Kemudian diperluas pada abad ke-17.

Dibutuhkan satu jam setengah dengan mobil dari pusat Okayama atau sekitar 10 menit dengan mobil dari Stasiun JR Bicchu Takahashi.

Apa yang menarik dari kastil ini? Selain sebagai kastil tertinggi di Jepang, dinamakan kastil mengambang di langit, juga ada kamar khusus bagi rajanya yang bunuh diri di sana setelah kastil dikepung diserbu lawannya.

Kamar khusus itu sebagai kamar sakral yang dijaga dengan baik sampai hari ini.

Tentu saja pemandangan baik menuju kastil, maupun melihat ke bawah dari kastil, menjadikan seolah kita berada di atas awan, sangat indah alam sekitarnya.

Apalagi di saat sekarang masa musim gugur, daun beralih dari hijau ke merah seperti warna pelangi jika dilihat dari atas kastil.

Tak bisa dibayangkan bagaimana sulitnya saat membangun sebuah benteng di sebuah gunung yang tinggi pada waktu itu.

Dinding kastil dekat gerbang Otemon dengan ketinggian sekitar 10 meter.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved