Kamis, 28 Mei 2026

Para seniman Korea Selatan yang diculik Korea Utara untuk propaganda politik

Korea Utara ternyata sudah beberapa kali berupaya menculik orang-orang terkemuka dari Korea Selatan, mulai dari aktris, sutradara, pianis, maupun

Tayang:

Dia kemudian diinterogasi dan dibawa ke Korea Utara: sejak saat itu, nasib Lee Gil-Yong juga tidak diketahui.

3. Jeong Ji-Yong, Penyiar puisi 'Nostalgia'

Jeong Ji-Yong dicintai rakyat Korea karena puisinya Nostalgia yang berawal dengan: 'Ke ujung Timur dari lapangan luas'.

Dia dipuja sebagai penyair yang mengembangkan puisi modern Korea dengan bahasa-bahasa liris.

Setahun setelah masuk sekolah menengah Seoul Whimoon tahun 1918, dia memimpin gerakan protes pada masa kemerdekaan dan kemudian menjadi guru Bahasa Inggris di sekolah itu.

Ketika Perang Korea marak, dia masuk penjara Seodaemun di Seoul dan belakangan diculik ke Korea Utara.

Teori yang beredar menyatakan dia tewas karena bom saat penculikan.

Namun beberapa pihak yakin dia secara sukarela menyeberang ke Korea Utara karena bergabung dengan organisasi beraliran politi kiri, Chosun Writers Association.

4. Pianis piano, Baek Geon-Woo dan aktris Yoon Jeong-Hee

Pasangan suami istri, pianis Baek Geon-Woo dan aktris Yoon Jeong-Hee, berhasil lolos dan upaya penculikan.

Awal Juli 1977, Baek Geon-Woo diundang untuk sebuah resital piano oleh seorang jutawan Swiss, Michael Pablovich. Keduanya, bersama putri mereka yang berusia lima bulan, meninggalkan Korea.

Namun ketika tiba di Swiss, pria yang menyambut mereka menyatakan bahwa resital piano akan digelar di rumah ayah Pablovich di Yugoslavia -yang merupakan negara komunis- dan memberikan mereka tiket pesawat terbang.

Ketika melihat maskapai penerbangan Korea Utara, Chosun Minhang, di ibu kota Yugoslavisa saat itu, Zagreb, keduanya langsung curiga.

Alamat yang disebut sebagai tempat resital piano berada di kawasan pinggiran dan pria yang menanti mereka adalah orang Asia.

Baek merasa bahwa pria itu adalah warga Korea Utara dan langsung memanggil taksi untuk menuju ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di sana.

Ketiganya berhasil melarikan diri ke Paris, 22 jam setelah berlindung di Kedubes AS dan penyelidikan membuktikan bahwa jutawan Swiss tersebut sebenarnya tidak ada

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved