Senin, 13 April 2026

Asian Games: 'Sukses bersejarah' Indonesia dalam 'mengangkat energi Asia'

Indonesia mendapat pujian atas penyelenggaraan Asian Games ke-18 dengan disebut sebagai "Sukses Bersejarah" dan "Mengangkat energi Asia".

Asian Games ke-18 ditutup dalam upacara meriah di tengah tekad Indonesia untuk menyelenggarakan Olimpiade 2032 dan dengan pujian "Sukses Bersejarah" dari Dewan Olimpiade Asia, OCA.

Hujan lebat tak menyurutkan semangat banyak warga yang datang memenuhi Gelora Bung Karno untuk menyaksikan upacara penutupan.

Presiden OCA Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah memberikan selamat kepada tuan rumah sebelum menyatakan Asian Games ditutup.

"Anda mengangkat energi Asia," kata Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah, Presiden Dewan Olimpiade Asia kepada massa yang memenuhi Gelora Bung Karno.

"Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang, energi Asia, merupakan sukses bersejarah," tambahnya.

"Terima kasih Jakarta, Terima kasih Palembang...Langit menangis karena kami sangat sedih hari ini karena kami harus meninggalkan negaramu yang indah," kata Sheikh Ahmad.

"Kami pulang dengan banyak kenangan, kenangan indah dalam pesta olahraga hebat ini. Kami tak akan pernah melupakannya, kamu akan selalu ada di hati kami," tambahnya.

Kembang api mewarnai penutupan Asian Games ke-18 di Gelora Bung Karno, Jakarta.
AFP
Kembang api mewarnai penutupan Asian Games ke-18 di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ribuan atlet memakai poncho di tengah hujan deras dalam pesta olahraga terbesar di dunia setelah Olimpiade ini. Paling tidak 17.000 atlet dari 45 negara ikut serta.

Upacara penutupan disemarakkan dengna penampilan musisi dan penari dari Indonesia, India dan Korea Selatan dengan kembang api mewarnai langit.

Sejumlah pengamat mengatakan sebagian besar masalah, termasuk masalah tiket, dianggap minor dan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta maaf dalam upacara penutupan.

Indonesia perlu menjaga momentum

upacara penutupan Asian Games.
Reuters
Kembang api seperti terlihat dari dalam arena Gelora Bung Karno, Jakarta.

Presiden Joko Widodo mengumumkan Sabtu (02/09) Indonesia akan mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Olimpiade 2032.

Ketua Olimpiade Thomas Bach menyambut rencana ini namun memperingatkan Indonesia perlu menjaga energi positif yang ditimbulkan melalui penyelenggaraan Asian Games.

Atlet Korea Utara dan Selatan pawai bersama dalam upacara penutupan dan pembukaan Asian Games.
Reuters
Atlet Korea Utara dan Selatan pawai bersama dalam upacara penutupan dan pembukaan Asian Games.

"Saya rasa penting bagi Indonesia untuk tetap menjaga momentum pesta olahraga ini," kata Bach Minggu (02/09).

Indonesia menempati posisi keempat dalam perolehan medali Asian Games, dengan 31 medali emas, prestasi terbaik dalam sejarah. Pencak silat merebut medali terbanyak dengan 14 emas. Sebagai tuan rumah, Indonesia berhak mengajukan cabang olahraga yang dipertandingkan dan mencantumkan pencak silat.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved