Senin, 13 April 2026

Cari Jurnalis Arab Saudi yang Hilang, Aparat Turki Menyisiri Hutan

The Washington Post memberitakan Kamis (18/10/2018), kepolisian bakal memperluas fokus dengan melihat rekaman kamera pengawas di Hutan Belgrad

Jacquelyn Martin/AP
Seorang wanita ikut berdemonstrasi di depan Kedutaan Arab Saudi di Washington DC, setelah menghilangnya Jurnalis senior sekaligus Kritikus politik Arab Saudi Jamal Khashoggi saat memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. 

TRIBUNNEWS.COM, ISTANBUL - Para penyelidik Turki bakal memperluas jangkauan operasi untuk mencari jurnalis Arab Saudi yang lebih dari dua pekan menghilang. Jamal Khashoggi dilaporkan hilang ketika mendatangi gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

The Washington Post memberitakan Kamis (18/10/2018), kepolisian bakal memperluas fokus dengan melihat rekaman kamera pengawas di Hutan Belgrad, 16 kilometer dari pusat kota.

Baca: 199 Atlet Berprestasi Langsung Ikut Tes CPNS Kemenpora

Selain itu mereka juga mempertimbangkan untuk melakukan pencarian hingga daerah pedesaan di Provinsi Yalova, sekitar 96 kilometer dari Istanbul. Sebelumnya, pencarian dipusatkan di sekitar gedung konsulat dan kediaman resmi Konsulat Jenderal Saudi Mohammed al-Otaibi.

"Saat ini, kami fokus untuk memperhatikan area perkebunan di seluruh kawasan Istanbul," kata salah satu penyelidik yang namanya tak disebutkan.

Media Turki seperti Daily Sabah merilis rekaman CCTV di mana salah satu terduga pelaku bernama Maher Abdulaziz Mutreb memasuki gedung konsulat.

Potongan video lain memperlihatkan Mutreb keluar dari hotel di Istanbul dan berada di Bandara Ataturk beberapa jam setelah Khashoggi terakhir terlihat.

Mutreb merupakan sosok yang diketahui merupakan pengawal pribadi Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Dari foto yang beredar, dia terlihat mendampingi MBS dalam kunjungannya ke Spanyol, Perancis, dan Amerika Serikat (AS). Dia juga dilaporkan sempat menjadi diplomat di Inggris.

Sumber dari penyelidik Turki sebelumnya memaparkan, Khashoggi dibunuh oleh 15 orang tatkala hendak mengutus dokumen pernikahan dengan si tunangan, Hatice Cengiz. Kelompok eksekutor itu lantas memutilasi tubuh Khashoggi, dan dibagi ke dalam 15 kantong plastik.

Potongan itu dihancurkan menggunakan larutan asam yang bereaksi cepat. Kasusnya menuai sorotan dunia, tak terkecuali Presiden AS Donald Trump yang berujar dia mulai percaya Khashoggi tewas, dan memperingatkan konsekuensinya bakal buruk jika terbukti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Turki Perluas Pencarian Jurnalis Saudi yang Hilang ke Hutan", 
Penulis : Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved