Selasa, 21 April 2026

Turki salahkan pemerintah Saudi atas pembunuhan Khashoggi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk pertama kalinya menuduh secara langsung pemerintah Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan

Seorang jaksa Turki mengatakan awal pekan ini bahwa para penyelidik yakin wartawan itu langsung dicekik ketika memasuki konsulat, dalam pembunuhan yang telah direncanakan sebelumnya.

Tubuhnya kemudian dimutilasi dan dihancurkan "sejalan dengan rencana awal", papar jaksa Irfan Fidan.

Siapakah Khashoggi?

Selama beberapa dekade ia dekat dengan keluarga kerajaan dan pernah menjadi penasehat pemerintah.

Tapi kemudian ia berseberangan pandangan dengan kerajaan dan memutuskan untuk mengasingkan diri ke Amerika Serikat pada akhir 2017.

Aktivis Amnesty International memasang tanda palsu bertuliskan
AFP
Aktivis Amnesty International memasang tanda palsu bertuliskan "Jalan Khashoggi" di luar kedutaan Saudi di London

Dia menjadi kritikus tajam dari pemerintah Saudi dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, yang merintis program reformasi ekonomi dan sosial yang ambisius di negara kaya minyak tersebut.

Berbicara di upacara peringatan di Washington, Daniel Balson dari Amnesty International mengatakan pemerintah Saudi perlu dimintai pertanggungjawaban atas kematian wartawan itu.

"Sudah terlalu lama, mereka beroperasi di bawah kesan bahwa impunitas adalah untuk mereka dan bahwa aturan itu untuk orang lain," katanya.

"Mereka percaya bahwa seorang kritikus pemerintah dapat menghilang dalam misi diplomatik dan mereka yang peduli tentang keadilan tidak akan memperhatikan atau jika mereka melihat mereka tidak akan keberatan atau jika mereka keberatan, mereka tidak akan ingat," sebut Balson.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved