Senin, 13 April 2026

Forum Bisnis RI di Kairo Raih Potensi Transaksi Rp 1,48 Triliun

, KBRI Cairo menyiapkan satu paviliun yang dinamankan ‘Paviliun Indonesia’.

Editor: Rachmat Hidayat
ISTIMEWA
Keterangan foto: Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi saat menghadiri Indonesia-Egypt Business Meeting di Kairo, Selasa (11/12) malam. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah potensi transaksi diraih dengan nilai mencapai USD 102,02 juta atau sekitar Rp 1,48 triliun. 

TRIBUNNEWS.COM,KAIRO-Pameran dagang intra-Afrika (Intra-Africa Trade Fair/IATF) 2018 digelar di Kairo, Mesir.

Dalam eksibisi dagang terbesar Afrika, KBRI Cairo menyiapkan satu paviliun yang dinamankan ‘Paviliun Indonesia’.

Selain itu, KBRI Cairo pun memfasilitasi serangkaian pertemuan bisnis antara pengusaha Indonesia dan Mesir.

Potensi potensi transaksi sementara yang sudah dibukukan mencapai USD 102,02 juta atau sekitar Rp 1,48 triliun.

“Nilai potensi transaksi sementara yang berhasil diraih ini membuktikan bahwa masih banyak yang bisa kita lakukan untuk memperluas pasar produk kita di Mesir,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi di Kairo, (12/12/2018) waktu setempat.

Untuk diketahui, perhelatan IATF merupakan kali pertama digelar Afrieximbank dan Uni Afrika.

Pameran dagang yang dibuka secara resmi Perdana Menteri Mesir, Mustafa Kamal Madbouly ini berlangsung pada 11-17 Desember 2018.

Tercatat hanya dua negara non Afrika yang berpartisipasi yakni Arab Saudi dan Indonesia.

Setidaknya tercatat 3 BUMN, 12 perusahaan swasta asal nusantara dan satu institusi keuangan, Indonesia Eximbank meramaikan Paviliun Indonesia.

Para perusahaan ini merupakan penghasil ataupun eksportir sejumlah produk dan komoditas utama seperti kopi, kelapa sawit, rempah, pupuk, pelumas kendaraan hingga kapal karet berteknologi tinggi.

Mereka antara lain PTPN III Holding (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Pertamina Lubricants, PT AK Goldenesia, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan PT Dahlia Kusuma Utama.

Dubes Helmy menjelaskan, dalam meramaikan IATF 2018, pihaknya juga memfasilitasi dua pertemuan bisnis yakni di Kairo dan Kota Alexandria.

Kegiatan ini ditujukan untuk mempertemukan langsung pebisnis Indonesia dan Mesir.

Dalam pertemuan bisnis yang digelar di Kairo, 11 Desember malam, sejumlah potensi transaksi berhasil diraih.

PT Perkebunan Nusantara III Holding (Persero) meraih nilai potensi transaksi penjualan kelapa sawit mencapai USD 90 juta.

Lalu, PT Pertamina Lubricants yang memasarkan pelumas kendaraan meraih potensi transaksi USD 6 juta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved