Sabtu, 11 April 2026

Pria Amerika menjadi orang pertama yang menaklukkan kutub selatan sendirian

Di Kutub Selatan, mereka melihat beberapa tanda kehidupan dari para ilmuwan kutub yang ditempatkan di sana, namun dilarang menerima bantuan

Seorang pria Amerika berusia 33 tahun menjadi orang pertama yang berhasil melintasi benua Antartika seorang diri dan tanpa bantuan orang lain.

Dalam lomba menaklukan hamparan es tersebut, Colin O'Brady mengalahkan seorang kapten dari Angkatan Bersenjata Inggris, Louis Rudd, 49 tahun, dengan menyelesaikan perjalanan dalam 53 hari.

Keduanya berangkat pada 3 November lalu, melintasi kutub utara dalam upaya yang dua tahun lalu menewaskan seorang mantan perwira Inggris.

Perjalanan sejauh 1.482 kilometer ini membawa mereka melintasi benua terdingin di Bumi yang ditandai sejumlah kondisi alam dan cuaca paling ekstrim.

O'Brady, seorang atlet profesional, mengunggah foto- foto keberhasilannya di media sosial. Ia berbicara kepada BBC bagwaimana ia melewati hari-hari terberatnya.

"Saya kelelahan, bung. Saya capek. Tapi saya setiap hari bisa membuat kemajuan berarti," katanya lewat telepon satelit pada 20 Desember - hari ke-47 - saat ia mendirikan tenda di punggung bukit yang membentuk formasi menyerupai gelombang es keras atau dikenal sebagai sastrugi.

Setelah melewati hari yang ia sebut seperti "berada di dalam bola ping-pong" O'Brady mengatakan bersyukur bisa melewati hamparan salju dan es tebal dengan jarak pandang terbatas, tanpa mengalami patah kaki.

"Setiap hari selama 12 sampai 13 jam, saya menyeret kereta luncur yang beratnya hampir 170 kilogram melintasi benua paling brutal di dunia itu," katanya.

Ia mangaku berat badannya turun drastis sampai arlojinya bisa terlepas begitu saja dari lengannya. Ia juga mengaku 'ngeri' melihat penampilan fisiknya jika tidak mengenakan pakaian.

javascript:void(0)


Lomba menaklukan daratan es

Kedua pria itu berangkat dari Ronne Ice Shelf setelah cuaca buruk menunda keberangkatan mereka selama beberapa hari.

Mereka pertama kali bertemu di sebuah bar hotel di Chili, selang beberapa hari kemudian keduanya sepakat untuk menjalani kompetisi melintasi Antartika seorang diri tanpa bantuan pihak lain.

Keduanya berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Pada tahun 2008 O'Brady menderita luka bakar parah di tubuhnya sampai 25% selama liburan di Thailand, sehingga dokter mengatakan kepadanya bahwa ia mungkin tidak akan pernah bisa berjalan normal lagi.

Namun ia bisa pulih dan melanjutkan lomba triathlon sebelum melakukan ekspedisi pendakian Tujuh Punjak - mendaki puncak-puncak gunung tertinggi di setiap benua.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved