Jumlah Turis Indonesia ke Jepang Naik 12,7 Persen
Jumlah warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan (turis) ke Jepang selama tahun 2018 meningkat 12,7 persen dibandingkan tahun 2017.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumlah warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan (turis) ke Jepang selama tahun 2018 meningkat 12,7 persen dibandingkan tahun 2017.
Diperkirakan karena banyak promosi tiket dan promosi 60 tahun Indonesia-Jepang di tahun lalu serta promosi perjalanan bagi kalangan muslim, makanan halal dan sebagainya.
"Banyak kalangan muslim Indonesia tahun lalu saat lebaran ke Jepang sehingga kenaikan 46 persen saat itu sekitar Juni 2018 dibandingkan tahun 2017," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (25/1/2019).
Selain itu promosi tiket murah yang banyak dilakukan Indonesia tahun lalu juga ikut mendorong kenaikan turis Indonesia ke Jepang.
"Selain itu juga turis yang bertujuan mencari tempat-tempat halal seperti restoran atau masjid di Jepang juga mulai banyak tahun lalu," tambahnya.
Secara keseluruhan 12 bulan kenaikan 12,7 persen memang tidaklah begitu besar dibandingkan Vietnam (26 persen) dan Rusia (22,7 persen) meningkat dibandingkan tahun 2017.
"Kenaikan jumlah turis masih akan terus terjadi di tahun ini, apalagi menjelang Olimpiade 2020. Mudah-mudahan target 40 juta turis tercapai di tahun 2020 sesuai keinginan PM Jepang Shinzo Abe," lanjutnya.
Jumlah turis asing ke Jepang tahun lalu mencapai 31,19 juta orang atau kenaikan 8,7 persen dibandingkan tahun 2017.
Turis asing terbanyak masuk ke Jepang tahun lalu dari Korea, China, Taiwan, Hong Kong dan Thailand.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/turis-indonesia-nih3_20180424_183756.jpg)