BBC

Mengapa banyak orang percaya dengan teori konspirasi?

Sejumlah orang meyakini berbagai peristiwa di dunia merupakan hasil rekayasa yang tidak sesuai dengan versi resminya. Mengapa demikian?

Pada dasarnya, kita melihat sejumlah kebetulan terkait dengan sejumlah peristiwa besar dan kita kemudian membuat cerita terkait hal tersebut.

Cerita itu menjadi sebuah teori konspirasi karena berisikan "hal yang baik" dan "hal buruk", yang disebut terakhir berkaitan dengan semua hal yang tidak kita sukai.

Menyalahkan politikus

Dalam banyak hal, ini seperti politik sehari-hari.

Kita sering kali menyalahkan politikus terkait dengan peristiwa buruk, bahkan saat kejadian tersebut di luar kendali mereka, kata Profesor Larry Bartels, ahli politik di Universitas Vanderbilt, Amerika Serikat.

"Orang segera memuji atau menghukum pemerintah terkait dengan hal baik atau buruk, tanpa benar-benar memahami apakah kebijakan pemerintah memang mempengaruhi hasilnya," katanya,

Barack Obama.
Getty Images
Barack Obama memperlihatkan akta kelahirannya pada tahun 2011 terkait tuduhan dia tidak dilahirkan di AS.

Ini bahkan terjadi pada berbagai hal yang sangat tidak terkait dengan pemerintah.

"Salah satu contohnya saat kita mengkaji rincian sejumlah serangan hiu di lepas pantai New Jersey pada tahun 1916," kata Prof Bartels.

"Kejadian ini menjadi sumber film Jaws. Kita menemukan terdapat penurunan berarti dukungan terhadap Presiden [Woodrow] Wilson di daerah yang paling banyak diserang hiu.

Peran "kita" dan "mereka" pada teori konspirasi juga dapat ditemukan pada kelompok politik yang lebih umum.

Di Inggris, referendum Uni Eropa menciptakan kelompok Remainers (tetap di EU) dan Leavers (keluar EU) yang jumlahnya kurang lebih sama.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved