Kamis, 23 April 2026

Olimpiade 2032: Modal prestasi hingga ekonomi, mampukah Indonesia jadi tuan rumah?

Mayoritas tuan rumah olimpiade adalah negara maju dan kekuatan tradisional dalam percaturan olahraga dunia. Lantas sejauh apa peluang Indonesia

"Pemerintah dan DPR harus segera menentukan di mana Olimpiade akan dilakukan. Itu pekerjaan besar karena itu diskusi politik."

Dalam 31 kali penyelenggaraan sejak 1896, Olimpiade baru dihelat 10 kali di luar Eropa.

Mayoritas negara tuan rumah memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi atau yang tergabung dalam kelompok G20, kecuali Yunani yang dilanda resesi empat tahun usai menggelar Olimpiade 2004.

Olimpiade 2016 yang digelar di Brasil belakangan dilaporkan membuat goncangan ekonomi bagi pemerintah setempat, terutama karena korupsi dan suap yang mengiringi pembangunan fasilitas olahraga.

Namun realitas yang dihadapi Brasil itu unik karena berdasarkan kajian Said Business School di Universitas Oxford, perekonomian seluruh tuan rumah Olimpiade melesat setelah ajang itu.

Merujuk pengalaman menggelar Asian Games 2018, juru bicara Pemerintah Kota Palembang, Amirudin Shandy, menyebut pertumbuhan ekonomi daerahnya juga pesat pasca ajang olahraga internasional.

"Tahun lalu karena Asian Games pertumbuhan ekonomi Palembang dapat melebihi persentase nasional. Olimpiade pasti juga akan berpengaruh positif," kata Amirudin.

Namun bagaimana faktor prestasi menentukan peluang Indonesia menjadi tuan rumah Olimpade?

Fritz Simanjuntak menilai capaian olahraga bukanlah faktor menentukan.

"Indonesia masuk G20 dan sukses menyelesaikan Asian Games. Dari segi itulah kemampuan kita akan dilihat," ujarnya.

Adapun, Rita Subowo menyebut pemerintah memiliki lebih dari 10 tahun untuk menggejot prestasi jika nantinya terpilih. Ia berkata, Indonesia setidaknya hanya perlu memperbesar peluang di cabang langganan medali.

"Di beberapa cabang, kita sudah prestasi dunia. Dan 2032 masih lama. Kita kan tak main di semua cabang, di beberapa saja," tuturnya.

Selama 15 kali ikut serta di Olimpiade, Indonesia baru mengumpulkan tujuh medali emas. Sebagai perbandingan, Brasil juga bukan kekuatan tradisional dalam ajang ini karena hanya meraih 30 emas.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved