Hari Kebahagiaan Sedunia: Lima cara untuk menjadi lebih bahagia
Ingin jadi lebih bahagia tapi tidak tahu bagaimana caranya? Seorang peneliti mengatakan kebahagiaan tidak terjadi begitu saja, Anda perlu latihan.
Hari ini adalah Hari Kebahagiaan Sedunia (20 Maret). Tapi jika Anda tidak merasa bahagia, jangan khawatir, karena Anda sebenarnya bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih bahagia.
Seperti halnya para musisi dan atlet terus berlatih untuk belajar, berkembang, dan berhasil, begitu pula yang mesti Anda lakukan jika ingin bahagia.
"Berbahagia bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja, Anda perlu latihan supaya lebih mahir melakukannya," kata Laurie Santos, profesor psikologi dan sains kognitif di Universitas Yale, Amerika Serikat.
Santos adalah sosok yang pantas untuk menunjukkan kita cara lepas dari kemurungan: kelasnya "Psikologi dan Hidup yang Baik" adalah mata kuliah paling populer dalam 317 tahun sejarah Yale, dan memecahkan rekor pendaftaran di universitas tersebut ketika lebih dari 1.200 mahasiswa mendaftar.
- Kenapa berusaha untuk bahagia tidak membuat Anda benar-benar berbahagia
- Sembilan cara mudah dan murah untuk sehat dan bahagia
- Finlandia negara paling bahagia, Indonesia peringkat 96 dari 156 negara
"Sains telah membuktikan bahwa bahagia membutuhkan upaya sadar. Tidak mudah memang, butuh waktu," kata Santos, tapi itu bisa dilakukan.
Dan inilah caranya — lima latihan dari Profesor Santos untuk menjadi lebih bahagia:
1. Buatlah daftar hal-hal yang Anda syukuri
Santos meminta para mahasiswanya menulis hal-hal yang mereka syukuri — setiap malam, selama sepekan penuh.
Ini menjadi "daftar syukur" mereka.
"Mungkin terdengar sederhana, tapi kami mendapati bahwa mahasiswa yang secara rutin melakukan latihan ini cenderung lebih bahagia," kata Santos.
2. Tidur lebih lama, dan lebih berkualitas
Tantangannya ialah tidur delapan jam setiap malam, selama seminggu.
Latihan sederhana ini ternyata yang paling sulit dilakukan, menurut Santos.
"Mungkin tampaknya konyol, tapi kami tahu bahwa tidur lebih lama dan lebih berkualitas mengurangi peluang Anda menderita karena depresi dan meningkatkan sifat positif Anda," kata Santos.