Sabtu, 11 April 2026

Hari Kebahagiaan Sedunia: Lima cara untuk menjadi lebih bahagia

Ingin jadi lebih bahagia tapi tidak tahu bagaimana caranya? Seorang peneliti mengatakan kebahagiaan tidak terjadi begitu saja, Anda perlu latihan.

Hari ini adalah Hari Kebahagiaan Sedunia (20 Maret). Tapi jika Anda tidak merasa bahagia, jangan khawatir, karena Anda sebenarnya bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih bahagia.

Seperti halnya para musisi dan atlet terus berlatih untuk belajar, berkembang, dan berhasil, begitu pula yang mesti Anda lakukan jika ingin bahagia.

"Berbahagia bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja, Anda perlu latihan supaya lebih mahir melakukannya," kata Laurie Santos, profesor psikologi dan sains kognitif di Universitas Yale, Amerika Serikat.

Santos adalah sosok yang pantas untuk menunjukkan kita cara lepas dari kemurungan: kelasnya "Psikologi dan Hidup yang Baik" adalah mata kuliah paling populer dalam 317 tahun sejarah Yale, dan memecahkan rekor pendaftaran di universitas tersebut ketika lebih dari 1.200 mahasiswa mendaftar.

"Sains telah membuktikan bahwa bahagia membutuhkan upaya sadar. Tidak mudah memang, butuh waktu," kata Santos, tapi itu bisa dilakukan.

Dan inilah caranya — lima latihan dari Profesor Santos untuk menjadi lebih bahagia:

1. Buatlah daftar hal-hal yang Anda syukuri

laki-laki bahagia
Getty Images
Bersyukurlah akan orang-orang dan hal-hal baik dalam hidup Anda.

Santos meminta para mahasiswanya menulis hal-hal yang mereka syukuri — setiap malam, selama sepekan penuh.

Ini menjadi "daftar syukur" mereka.

"Mungkin terdengar sederhana, tapi kami mendapati bahwa mahasiswa yang secara rutin melakukan latihan ini cenderung lebih bahagia," kata Santos.

2. Tidur lebih lama, dan lebih berkualitas

Tidur
Getty Images
Orang yang cukup istirahat adalah orang yang lebih bahagia. Usahakan tidur delapan jam semalam.

Tantangannya ialah tidur delapan jam setiap malam, selama seminggu.

Latihan sederhana ini ternyata yang paling sulit dilakukan, menurut Santos.

"Mungkin tampaknya konyol, tapi kami tahu bahwa tidur lebih lama dan lebih berkualitas mengurangi peluang Anda menderita karena depresi dan meningkatkan sifat positif Anda," kata Santos.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved