Meski Dihabisi Amerika, Huawei Nyatanya Bisa Pasang Iklan Spektakuler di Burj Khalifa

Beberapa waktu lalu, perusahaan teknologi asal China, Huawei menjadi bulan-bulanan oleh Amerika Serikat.

Meski Dihabisi Amerika, Huawei Nyatanya Bisa Pasang Iklan Spektakuler di Burj Khalifa
huaweicentral.com
Beberapa waktu lalu, perusahaan teknologi asal China, Huawei menjadi bulan-bulanan oleh Amerika Serikat. 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa waktu lalu, perusahaan teknologi asal China, Huawei menjadi bulan-bulanan oleh Amerika Serikat.

Melansir Kompas.com, Pemerintah AS memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam yang membuat perusahaan ini tidak bisa membeli segala macam komponen, baik software maupun hardware dari perusahaan AS tanpa seizin pemerintah setempat.

Belum cukup, vendor ini juga didepak dari asosiasi Wi-Fi dan kartu SD.

Bahkan smarthphone keluaran terbaru Huawei tidak akan bisa memasang aplikasi perusahaan Mark Zuckerberg, seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram.

Ini lantaran Facebook ingin tetap sejalan dengan peraturan yang ditetapkan di negara di mana perusahaannya berdiri, yakni Amerika.

Meski 'dihajar' habis-habisan oleh AS, nyatanya Huawei sebelumnya telah membuat kerjasama mencengangkan dengan Dubai.

Melansir mediabites.com (3/6/2019), Huawei dan Dubai menandatangi kontrak 5G yang nilainya mencapai 50 miliar Yuan atau setara Rp103 Triliun selama 5 tahun.

Guna merayakan momen tersebut, Raja Dubai memutuskan untuk memasang iklan eksklusif Huawei selama 3 menit di gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa. HALAMAN SELANJUTNYA===>

Penulis: Yoyok Prima Maulana
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved