Perusahaan Pembuat Mesin Gyoza Terbaik di Dunia dari Jepang Mulai Melirik Pasar Indonesia

Penjualan mesin gyoza ingin diperluas ke Indonesia dalam waktu dekat ini karena melihat pasar penduduk yang sangat besar dengan 260 juta penduduknya.

Perusahaan Pembuat Mesin Gyoza Terbaik di Dunia dari Jepang Mulai Melirik Pasar Indonesia
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Dua eksekutif Toa Industry Co Ltd Japan yang berhasil menjual mesin gyoza terbanyak di dunia. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mesin Gyoza buatan Jepang sejak 30 tahun terakhir mengalami peningkatan penjualannya hingga menjadi pembuat mesin gyoza terbaik di dunia.

Produksinya 5 kali lipat atau 1.500 gyoza per jam ketimbang buatan tangan, namun rasanya tidak kalah enak.

Gyoza adalah makanan Jepang yang asal mulanya dari China dan bentuknya seperti pangsit.

Bisa dimakan dalam keadaan basah (rebusan) atau digoreng dengan banyak variasi mulai pakai keju, rasa buah, sayur, daging dan sebagainya.

"Penjualan (sales) toko gyoza dengan mesin kami bisa mencapai sedikitnya 3 juta yen per bulan di Jepang. Sedangkan penjualan mesin kami sedikitnya mencapai 100 unit hanya di Singapura saja saat ini," kata James Xu, eksekutif Toa Industry Co Ltd khusus kepada Tribunnews.com, Selasa (37/8/2019).

Baca: DPR RI Akan Tindak Lanjuti Surat Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota

Penjualannya ingin diperluas ke Indonesia dalam waktu dekat ini karena melihat pasar penduduk yang sangat besar dengan 260 juta penduduknya.

Paling banyak terjual di Singapura, Hong Kong dan di negara Eropa maupun Amerika Serikat. Namun kini ingin memasarkan sampai ke Indonesia.

Dua eksekutif Toa Industry Co Ltd Japan yang berhasil menjual mesin gyoza terbanyak di dunia.
Dua eksekutif Toa Industry Co Ltd Japan yang berhasil menjual mesin gyoza terbanyak di dunia. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Saya pernah ke Jakarta beberapa tahun lalu karena ada perusahaan besar membeli satu mesin besar kami untuk membuat gyoza. Kalau itu berharga puluhan juta yen. Tapi yang kita tawarkan ini untuk usaha kecil menengah hanya 1,38 juta yen dan bisa dimasukkan ke dalam koper,” paparnya.

"Ukurannya memang kecil dapat masuk koper namun beratnya mencapai 44 kg sehingga mungkin harus bayar over-weight kalau dibawa sendiri lewat pesawat udara, kecuali kelas bisnis," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved