Militer Jepang Minta Kenaikan Anggaran Belanja Alat Pertahanan

Jepang diprediksi menghabiskan anggaran sebesar 5,32 triliun Yen atau sekitar USD 50 miliar untuk sektor pertahanan pada tahun 2020.

Militer Jepang Minta Kenaikan Anggaran Belanja Alat Pertahanan
Tribunnews/Malvyandie Haryadi
Ilustrasi: Jet tempur F-35 Lightning II dipamerkan dalam ajang Paris Air Show 2019 di Le Bourget, Paris, Prancis, Senin (17/6/2019). F-35 Lightning II adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur supersonik berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pameran kedirgantaraan Paris Air Show 2019 berlangsung 17-23 Juni 2019. Tribunnews/Malvyandie Haryadi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jepang diprediksi menghabiskan anggaran sebesar 5,32 triliun Yen atau sekitar USD 50 miliar untuk sektor pertahanan pada tahun 2020.

Hal tersebut menyikapi meningkatnya ketegangan dengan negara tetangganya, Korea Utara (Korut) di kawasan Asia-Pasifik.

Angka tersebut akan terwujud jika permintaan anggaran yang diajukan Kementerian Pertahanan yang telah diumumkan kepada publik melalui situs web resmi kementerian disetujui.

Baca: Prediksi Susunan Pemain dan Live Streaming Arsenal vs Tottenham Liga Inggris di TVRI dan Mola TV

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (1/9/2019), anggaran baru tersebut nantinya akan mendanai pembelian jet tempur, termasuk pesawat F35-B, upgrade untuk dua kapal perusak yang ada sebagai kapal induk bagi F-35Bs serta pengembangan jet tempur generasi mendatang negara itu.

Selain itu, anggaran tersebut pun dimaksudkan untuk mendorong kemampuan pertahanan Jepang yang dikembangkan dalam ruang dan kegiatan yang terkait dengan dunia maya.

Kementerian Pertahanan Jepang juga akan berinvestasi sebesar USD 38 juta dalam penelitian kemampuan gelombang elektromagnetik untuk mengganggu sistem komunikasi musuh.

Baca: 2 Pria Warga Empat Lawang Ditemukan Terkapar di Pinggir Jalan dengan Luka Bacok, Satu Tewas

Peningkatan anggaran baru itu menandai tahun ke-8 Jepang yang secara berturut-turut memperluas pengeluaran untuk militernya.

Sejak Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjabat pada 2012 lalu, Jepang telah meningkatkan kemampuan militernya dan meningkatkan kerja sama militer dengan Amerika Serikat (AS).

Pada Jumat lalu, Kementerian Pertahanan Jepang telah meminta kenaikan sebesar 1,2 persen untuk anggarannya pada tahun fiskal 2020 yang berlangsung dari April 2020 hingga Maret 2021.

Baca: Ramalan Zodiak Senin 2 September 2019: Cancer Cari Zona Nyaman, Capricorn Fokus pada Pekerjaan

Anggaran yang mereka miliki mencapai angka USD 47 miliar pada tahun lalu.

Kemudian pada pertengahan Agustus 2019, Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya berjanji untuk meningkatkan upaya pengawasan di wilayah tersebut, untuk mengantisipasi Korea Utara yang diprediksi akan meluncurkan lebih banyak rudal.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved