Kementerian Keuangan Jepang Umumkan Rancangan Anggaran Tahun 2020 Naik Menjadi 104 Triliun Yen

Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan kenaikan rancangan anggaran tahun 2020 menjadi 104,9 triliun yen.

Kementerian Keuangan Jepang Umumkan Rancangan Anggaran Tahun 2020 Naik Menjadi 104 Triliun Yen
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kementerian Keuangan Jepang di Kasumigaseki Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kementerian Keuangan Jepang mengumumkan kenaikan rancangan anggaran tahun 2020 menjadi 104,9 triliun yen. Kenaikan ini merupakan yang kedua kali berturut-turut dalam dua tahun terakhir ini.

"Tahun lalu anggaran hanya 102,77 triliun yen. Keperluan yang semakin meningkat di Jepang terutama tunjangan sosial bagi para lansia dan anggaran lain, membuat anggaran tahun depan akan naik lagi dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (6/9/2019).

Meskipun anggaran pengeluaran diperkirakan naik, tetapi langkah-langkah ekonomi yang menyertai kenaikan pajak konsumsi bulan depan (1 Oktober 2019) adalah kerangka yang terpisah, dan rencana anggaran awal untuk tahun fiskal kedua, yang akan diselesaikan pada akhir tahun, akan berada di urutan 100 triliun yen selama dua tahun berturut-turut.

Baca: BREAKING NEWS: Brigpol Dewa Gede Alit Wirayuda Tewas, Ada Luka Tembak di Kening

"Dalam proses penganggaran, menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan konsolidasi fiskal adalah masalah yang tidak kecil," ungkap Wakil Menteri Keuangan, Kenichiro Ueno.

Kenichiro Ueno ingin melakukan upaya terbaik untuk memastikan bahwa isinya diperiksa dengan cermat dan bahwa anggarannya berkualitas tinggi yang sesuai dengan masa mendatang.

"Sehingga terlihat nantinya disiplin fiskal telah dilonggarkan," kata dia.

Total permintaan anggaran melebihi 100 triliun yen selama 6 tahun berturut-turut.

Jumlah permintaan untuk "kuota khusus" (kerangka masalah promosi prioritas untuk Jepang), yang berfokus pada strategi pertumbuhan pemerintah, telah meningkat menjadi 4,34 triliun.

Kementerian Keuangan Jepang di Kasumigaseki Tokyo.
Kementerian Keuangan Jepang di Kasumigaseki Tokyo. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)


Bagi Kementerian, Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan adalah yang paling besar permintaannya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved