Eropa Kecam Serangan Drone di Dua Kilang Minyak Milik Saudi

Insiden itu telah menimbulkan kekhawatiran terkait dampak terhadap harga minyak dunia atau pada stabilitas pasar energi global.

Eropa Kecam Serangan Drone di Dua Kilang Minyak Milik Saudi
Sputnik
Serangan pesawat tak berawak ke infrastruktur minyak Arab Saudi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Serangan drone di fasilitas kilang minyak Aramco di Arab Saudi pada akhir pekan lalu diduga melumpuhkan sekitar setengah dari produksi harian negara tersebut.

Insiden itu telah menimbulkan kekhawatiran terkait dampak terhadap harga minyak dunia atau pada stabilitas pasar energi global.

Pada pekan sebelumnya, Penasehat Amerika Serikat (AS) Kellyanne Conway mengatakan bahwa jika diperlukan, AS siap memanfaatkan Cadangan Minyak Strategisnya.

Hal itu untuk menyeimbangkan kembali pasokan energi global setelah terjadinya serangan itu.

Baca: Jadwal Liga 1 2019 - Persija vs Bali United, Persela vs Arema FC Live Indosiar

Baca: Istri Ammar Zoni Alami Pendarahan Saat Kehamilan Pertama, Irish Bella Wajib Dirawat di Rumah Sakit

Baca: Mengenal Insana Abdul Adjid, Menantu Pertama BJ Habibie yang Cinta dengan Batik

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (16/9/2019), sebelumnya pada hari Minggu, layanan kebijakan luar negeri Uni Eropa mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan drone dan mengatakan bahwa pelaku menimbulkan 'ancaman nyata' bagi keamanan regional.

Selain itu perwakilan Uni Eropa tersebut juga menyatakan bahwa pada saat ketegangan di kawasan itu meningkat, serangan tersebut kemudian melemahkan kegiatan yang sedang berlangsung di wilayah itu.

"Uni Eropa berdiri dalam solidaritas bersama pemerintah Saudi dan rakyat Saudi,".

Sekretaris Negara Luar Negeri Inggris Dominic Raab juga mengutuk serangan tersebut.

"Ini hal bodoh yang merusak keamanan regional dan mengganggu pasokan minyak global," kata Raab.

"Inggris mengutuk tindakan seperti itu,".

Selain itu, Prancis juga mengutuk serangan tersebut melalui Kementerian Luar Negeri yang menyatakan 'solidaritas penuh' terhadap Arab Saudi.

"Tindakan-tindakan ini hanya dapat memperburuk ketegangan regional dan resiko konflik, ini harus dihentikan," kata kementerian itu.

Perlu diketahui pada hari Minggu kemarin, Iran membantah tudingan yang dilemparkan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan kelompok pemberontak Houthi.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved