Rabu, 8 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Selat Hormuz Tak Lagi Gratis, Iran-Oman Siap Pungut Tarif Transit, Dunia Waspada Dampak Global

Iran siap buka Selat Hormuz saat gencatan senjata, namun rencana tarif transit picu kekhawatiran global.

Ringkasan Berita:
  • Iran setuju membuka Selat Hormuz saat gencatan senjata dua minggu.
  • Namun, muncul rencana pungutan tarif transit kapal oleh Iran dan Oman.
  • Langkah ini memicu kekhawatiran global terhadap jalur energi dunia.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan Teheran siap membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

“Selama periode dua minggu, jalur pelayaran aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan,” ujar Araghchi.

Ia menegaskan pembukaan jalur tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan militer Iran serta mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan.

Langkah ini menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menyetujui penghentian sementara serangan terhadap Iran selama dua minggu.

“Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump.

Ia menambahkan bahwa gencatan senjata tersebut bersifat dua arah dan bergantung pada pembukaan penuh Selat Hormuz.

Namun di balik rencana pembukaan jalur strategis itu, muncul kebijakan kontroversial.

Reuters melaporkan Iran tengah mengusulkan skema pungutan biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz sebagai bagian dari proposal perdamaian.

Skema tersebut disebut akan disusun bersama Oman, dengan sistem perizinan dan lisensi bagi kapal yang melintas.

Biaya transit diperkirakan bervariasi tergantung jenis kapal dan muatan, bahkan dilaporkan bisa mencapai jutaan dolar per kapal.

Selat Hormuz merupakan jalur vital global yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia.

Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur sempit ini, menjadikannya salah satu titik paling strategis dalam perdagangan energi global.

Baca juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran, Harga Minyak Rontok Tajam, Saham Global Melejit

Sejak konflik meningkat, jalur ini sempat terganggu bahkan nyaris tertutup, menyebabkan lonjakan harga energi dunia.

Rencana pungutan tarif transit pun memicu kekhawatiran luas dari komunitas internasional.

Sejumlah negara Teluk dan pelaku industri pelayaran menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur internasional yang harus tetap bebas dilalui tanpa biaya tambahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved