Kamis, 30 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Netanyahu Dukung Gencatan Senjata Trump–Iran, tapi Tegas: Lebanon Tetap Jadi Medan Perang!

Netanyahu dukung gencatan senjata AS–Iran, tapi Lebanon tetap jadi medan perang. Israel lanjutkan serangan ke Hizbullah demi tekan pengaruh Iran.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • PM Israel Benjamin Netanyahu mendukung gencatan senjata 2 minggu antara Amerika Serikat dan Iran, dengan syarat Iran membuka Selat Hormuz dan menghentikan serangan.
  • Meski diplomasi berjalan, Israel menegaskan Lebanon tidak termasuk gencatan senjata dan tetap melanjutkan operasi terhadap Hizbullah.
  • Israel menilai Hizbullah masih jadi ancaman serius, sehingga tekanan militer tetap dilakukan untuk membatasi pengaruh Iran dan mencegah eskalasi di kawasan.

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Donald Trump yang menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu.

Dalam keterangan resmi yang dikutip dari NDTV, Trump menegaskan, Amerika Serikat sepakat memberlakukan gencatan senjata dengan imbalan Iran yang akan mulai membuka Selat Hormuz.

Kesepakatan itu tercapai di menit-menit terakhir itu terjadi setelah Trump mengungkapkan telah melakukan komunikasi langsung dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif serta Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir, yang mendorong kedua pihak untuk menghentikan sementara konflik.

Senada dengan Trump, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, turut mengonfirmasi, Teheran menerima gencatan senjata dan siap mengikuti perundingan.

Tak hanya itu, Iran juga mendorong agar setiap kesepakatan yang dicapai nantinya diperkuat melalui resolusi Dewan Keamanan PBB agar memiliki kekuatan hukum yang mengikat secara internasional.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka jalur diplomasi di tengah konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Menanggapi usulan gencatan senjata, kantor Netanyahu menegaskan bahwa Israel mendukung upaya tersebut dengan sejumlah syarat.

Di antaranya Iran harus segera membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz serta menghentikan seluruh serangan terhadap Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara di kawasan.

Israel menyatakan bahwa dukungan terhadap kebijakan Washington bukan tanpa alasan. 

Pemerintah Netanyahu menegaskan dukungan terhadap keputusan Washington didasarkan pada komitmen Amerika Serikat untuk membawa isu-isu strategis tersebut ke dalam perundingan yang akan datang.

Hal ini dinilai penting agar setiap kesepakatan yang dicapai tidak hanya menghentikan konflik sementara, tetapi juga memberikan jaminan keamanan jangka panjang.

Lebih lanjut, Israel memandang kesepakatan ini sebagai bagian dari kepentingan bersama antara Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara sekutu di kawasan.

Dengan pendekatan tersebut, diplomasi yang dijalankan tidak hanya berfokus pada penghentian serangan, tetapi juga pada upaya membatasi potensi ancaman dari Iran di masa depan.

Sikap ini menunjukkan bahwa dukungan Israel terhadap gencatan senjata bukan tanpa syarat, melainkan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memastikan hasil negosiasi dapat memberikan dampak konkret terhadap keamanan regional.

Lebanon Tidak Termasuk Gencatan Senjata

Namun, Pemerintah Israel menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak mencakup wilayah Lebanon.

Baca juga: Putuskan Gencatan Senjata 2 Minggu, Trump Puji Pakistan karena Jadi Mediator AS-Israel Vs Iran

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved