Acara Jipangu di Jepang Tunjukkan Jebakan Utang yang Dibuat China Bikin Negara Lain Lemah
Sebuah acara Jipangu menyindir jebakan utang China yang membuat negara-negara lain lemah, misalnya Maldives, Sri Lanka, dan Kenya.
Editor:
Dewi Agustina
Pembangunan Pelabuhan Magampura dengan biaya 361 juta dolar AS yang 85 persen didanai oleh Bank Ekspor-Impor milik negara China dengan tingkat bunga tahunan 6,3 persen.
Ketidakmampuan Sri Lanka untuk membayar utang di pelabuhan, pinjaman tersebut disewakan kepada China Merchants Port Holdings Company Limited milik pemerintah China dengan sewa 99 tahun pada 2017.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran di Amerika Serikat, Jepang, dan India bahwa pelabuhan tersebut dapat digunakan sebagai pangkalan angkatan laut Cina.
Tuduhan lain dari diplomasi perangkap utang oleh China masing-masing sebagai berikut:
1. Sebanyak 2,5 miliar dolar AS untuk perusahaan listrik negara Afrika Selatan, Eskom, yang diatur pada masa pemerintahan Jacob Zuma. Serta pinjaman R370 miliar (25,8 miliar dolar AS) selama masa kepresidenan Cyril Ramaphosa.
2. Sebanyak 6,4 miliar dolar AS dari total utang Zambia 7,7 miliar dolar AS, dimiliki oleh China yang mewakili beban utang yang besar mengingat ukuran ekonomi Zambia yang relatif kecil.
Pada tahun 2018, anggota parlemen Zambia memperdebatkan apakah pinjaman China, yang ditandai dengan ceroboh dan sulit untuk dilunasi, menempatkan kedaulatan Zambia dalam risiko.
3. Pinjaman China untuk pemerintah Venezuela dari Nicolas Maduro dan Hugo Chavez.
4. Pinjaman China untuk pemerintah Malaysia pada jaman PM Najib Razak.
5. Pinjaman ke Djibouti untuk mengembangkan pelabuhan strategis.
6. Pinjaman China total 77 persen dari total utang negara diperkirakan 7,1 miliar dolar AS utang Tiongkok dipegang oleh Republik Kongo. Jumlah pastinya tidak diketahui bahkan oleh pemerintah Kongo.
7. Pinjaman ke Kirgistan, sebagai bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan.
8. Pinjaman ke Laos, sebagai bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan.
9. Maladewa, sebagai bagian dari inisiatif One Belt and One Road.
10. Mongolia, sebagai bagian dari inisiatif One Belt and One Road.
11. Pinjaman untuk membangun jalan raya nasional di Montenegro, sebagai bagian dari inisiatif One Belt and One Road.
12. Pinjaman senilai 19 miliar dolar AS untuk Pakistan, bagian dari Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC) dan proyek-proyek lainnya.