Kisah Tragis Desa Telford, Para Gadis Dirudapaksa 500 Orang & Diperdagangkan Selama 4 Tahun

Berita viral hari ini - Kisah tragis desa Telford, Inggris, dadis-gadis dirudapaksa oleh 500 orang lebih dan diperdagangkan selama 4 tahun.

Kisah Tragis Desa Telford, Para Gadis Dirudapaksa 500 Orang & Diperdagangkan Selama 4 Tahun
Kolase: Sunday Mirror/Mirror/Istimewa
Kisah tragis desa Telford, Inggris, dadis-gadis dirudapaksa oleh 500 orang lebih dan diperdagangkan 

Berita viral hari ini - Kisah tragis desa Telford, Inggris, dadis-gadis dirudapaksa oleh 500 orang lebih dan diperdagangkan selama 4 tahun.

TRIBUNNEWS.COM - Perdagangan manusia memang masih menjadi masalah di berbagai belahan dunia.

Dari yang berkedok legal hingga yang paling parah adalah hingga menjadi bahan pemuas zina.

Namun kisah kali ini datang dari negara maju Inggris, awal mula terkuak adalah dari penemuan seorang gadis yang mengaku dirudapaksa oleh lebih dari 500 pria dalam jangka waktu 4 tahun.

Tidak berhenti di situ, nahas ia bahkan dikecewakan oleh otoritas setempat setelah tujuh tahun mencoba menguak keadaan desa yang ia tempati.

 Viral, Kisah Polisi Tembak Mati Istri, Lalu Ambil Nyawa Sendiri, Anak Meronta Ingin Ikut Bapak

 Video Viral Oknum Polisi Tendang Ojol di Pembukaan Jalan Jokowi Sudah Dimutasi, Ini Kronologinya

Perempuan bernama Jennifer dilansir dari Sunday Mirror pada (6/10/2019) untuk pertama kalinya bercerita bagaimana dia justru dipersekusi karena laporannya ini.

Ia dirampok masa kecilnya, direndahkan oleh ratusan pelaku kekerasan dan dikhianati oleh otoritas untuk sekadar meminta bantuan.

Tujuh tahun hingga 4 tahun ia lalui menjadi korban perdagangan manusia Jennifer hari ini menandai titik terendah baru dalam skandal pelecehan di daerah Telford.

Jennifer - bukan nama sebenarnya - mengisahkan untuk pertama kalinya bagaimana dia diperkosa oleh lebih dari 500 pria sejak usia 11 tahun.

Dia diperkosa oleh geng jahat pada tahun 80an hingga 90an.

Halaman Selanjutnya >

Editor: Galuh Palupi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved